“Kalau timah goyang, kelihatan benar. Belitung Timur memang masih belum bisa move on dari timah,” ujarnya.
PT TIMAH Dinilai Punya Peran Strategis
Dalam kondisi tersebut, Endang menilai keberadaan PT TIMAH memiliki posisi strategis, terutama dalam membangun tata kelola pertambangan dan perdagangan timah yang memberikan kepastian bagi masyarakat.
Ia berharap masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertambangan mendapatkan akses penjualan yang semakin mudah, kepastian harga serta pemahaman yang jelas mengenai mekanisme yang sesuai dengan ketentuan.
Menurutnya, peningkatan jumlah mitra pembelian juga penting agar masyarakat memiliki akses yang lebih luas dan tidak mengalami antrean panjang ketika menjual hasil tambang.
“Yang pertama masalah harga. Yang kedua perbanyak mitranya agar masyarakat tidak merasa kebingungan harus menjual ke mana. Kalau hanya belasan mitra, saya rasa belum cukup untuk meng-cover mereka. Sampai harus antre berjam-jam,” ujarnya.
Endang menilai penguatan mekanisme pembelian yang terarah dapat memberikan dampak lebih luas. Selain memberi kepastian bagi masyarakat yang bekerja di sektor pertambangan, perputaran pendapatan juga akan kembali menggerakkan UMKM dan sektor ekonomi lainnya di Belitung Timur.
Dorong PT TIMAH Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat
Endang juga mendorong PT TIMAH untuk terus memperkuat komunikasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat mengenai tata kelola pertambangan maupun mekanisme perdagangan timah.



