BANGKA – Arsari Tambang melalui dua perusahaan yang berada dalam naungannya, PT Mitra Stania Bemban dan PT Mitra Stania Kemingking, menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah guna menunjang penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Ruang Rapat Bupati Bangka Tengah, Jumat (21/8/2026). Kehadiran dukungan ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menyertai kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pembinaan pendidikan dan nilai-nilai keagamaan.
Komisaris PT Mitra Stania Prima, Harwendro Adityo Dewanto, menyampaikan bahwa perusahaan sejak awal menaruh perhatian terhadap berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Bidang pendidikan keagamaan, termasuk penyelenggaraan MTQH, menjadi salah satu kegiatan yang mendapat dukungan tersebut.
Pelaksanaan MTQH dinilai bukan semata menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam bidang keagamaan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang yang membawa nilai-nilai positif untuk kemudian tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat.
Menanam Nilai Keagamaan bagi Generasi Muda
Melalui dukungan yang diberikan, perusahaan berupaya mengambil bagian dalam membangun kebersamaan dengan masyarakat, sembari mendorong lahirnya generasi yang tumbuh dengan akhlak serta karakter keagamaan yang kuat.
“Perusahaan sangat peduli dan memperhatikan ini. Kita ingin ikut berperan menciptakan generasi berakhlak dan berkarakter agama kuat di Bangka Belitung,” kata Harwendro.
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda. Ia menyampaikan terima kasih kepada Arsari Tambang yang selama ini dinilai terus menunjukkan perhatian terhadap masyarakat, termasuk pembinaan generasi muda di Bangka Tengah.
Menurut Efrianda, upaya membangun masyarakat yang memiliki karakter kuat tidak dapat sepenuhnya dipikul pemerintah seorang diri. Peran dan keterlibatan pihak swasta dibutuhkan agar berbagai program pembangunan yang dijalankan dapat memperoleh dukungan yang lebih luas.



