Lewati ke konten utama
Lawang Pos
★★★★★ Official app

Wali Kota Saparudin Dorong Kepedulian Sosial, 500 Mustahik Terima Bantuan BAZNAS

Share:
1 / 4

PANGKAL PINANG – Wali Kota Pangkal Pinang, Prof. Saparudin, mengajak masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Ajakan tersebut disampaikan seiring penyaluran santunan kepada 500 mustahik oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pangkal Pinang, Kamis (5/11/2026).

Penyaluran bantuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Pangkal Pinang itu menyasar masyarakat miskin, guru ngaji tradisional, serta marbot masjid dan musala. Bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat yang dihimpun melalui BAZNAS.

Saparudin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan pengelolaan dana umat kepada BAZNAS. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan zakat dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Pangkal Pinang kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Dana tersebut dikelola untuk disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerimanya,” kata Saparudin.

Menguatkan Kepedulian, Meringankan Beban Masyarakat

Saparudin berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan beban ekonomi para penerima manfaat.

Ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkal Pinang, bersama masyarakat yang memiliki kewajiban zakat, untuk menyalurkannya melalui BAZNAS.

Ajakan tersebut sejalan dengan pentingnya pengelolaan dana umat secara terarah, sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai mustahik.

Lima Ratus Mustahik Menerima Santunan

Ketua BAZNAS Pangkal Pinang, Paidi, menjelaskan bahwa dari 500 penerima bantuan, sebanyak 350 orang merupakan masyarakat miskin, 100 orang guru ngaji tradisional, serta 50 orang marbot masjid dan musala.

Masing-masing mustahik menerima bantuan senilai Rp325 ribu, yang terdiri atas beras sebanyak lima kilogram dan paket kebutuhan konsumsi berupa mi instan.

“Kalau diuangkan, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp162,5 juta. Sebanyak Rp25 juta merupakan bantuan dari BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sedangkan sisanya berasal dari BAZNAS Kota Pangkal Pinang,” ujar Paidi.

Menurut Paidi, sumber utama dana penyaluran tersebut berasal dari zakat, terutama zakat ASN Pemerintah Kota Pangkal Pinang, mulai dari tingkat kelurahan hingga Sekretariat Daerah, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Dalam menentukan penerima bantuan, BAZNAS berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta memanfaatkan data tenaga pendamping di tingkat kelurahan. Langkah tersebut dilakukan agar santunan dapat menjangkau masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai mustahik.

Dana Zakat Terhimpun Hampir Rp1,5 Miliar

Dari sisi penghimpunan, Paidi mengungkapkan bahwa hingga September 2026, BAZNAS Pangkal Pinang telah mengumpulkan dana hampir Rp1,5 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,1 miliar telah disalurkan.

Dana yang terkumpul meliputi zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL).

“Pengumpulan kita masih fluktuatif atau naik turun. Namun, sampai sekarang sudah hampir Rp1,5 miliar, sementara yang telah disalurkan sekitar Rp1,1 miliar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, zakat masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi hampir dua pertiga dari keseluruhan dana yang dihimpun. Sementara sisanya berasal dari infak dan sumber lainnya.

Zakat ASN Menjadi Penopang Kepedulian

Paidi menyebutkan, ASN Pemerintah Kota Pangkal Pinang merupakan kelompok penyumbang terbesar dalam penghimpunan zakat melalui BAZNAS.

Saat ini, sekitar 3.000 ASN secara rutin menunaikan zakat setiap bulan melalui rekening BAZNAS Pangkal Pinang.

Ke depan, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang menjadi muzaki atau orang yang menunaikan zakat, dengan mempercayakan penyalurannya melalui lembaga tersebut.

Harapan ini sejalan dengan ajakan Wali Kota Saparudin agar kepedulian sosial terus diperkuat melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah.

“Dengan meningkatnya penghimpunan dana ZIS, jumlah bantuan dan nilai santunan yang dapat diberikan kepada masyarakat membutuhkan juga diharapkan semakin besar,” ujarnya. (Rz)

Sumber: lawangpos.com
Share:

Berita Lainnya

Pensiun Bukan Akhir Pengabdian, Dessy Ayutrisna Ajak PWRI Terus Berkarya Pemkot Pangkalpinang Perkuat Penanganan BBM, Polisi Bergerak Awasi SPBU dan Pertamini

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Warta PT TimahWarta PT Timah