
Bukan Sekadar Unggah Konten, Diskominfo Pangkalpinang Dorong KIM dan Admin Kelurahan Sajikan Informasi Berkualitas Salin
PANGKALPINANG – Penguatan komunikasi pemerintah di ruang digital menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memperluas penyampaian informasi kepada masyarakat. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pangkalpinang, upaya tersebut diwujudkan dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan admin media sosial kelurahan se-Kota Pangkalpinang.
Langkah ini ditempuh melalui kegiatan bertema “Teknik Pembuatan dan Penyajian Konten Informasi yang Informatif, Edukatif, dan Menarik dalam Mengelola Media Sosial” yang berlangsung di Ruang Balai Betason, Gedung Tudung Saji Pemerintah Kota Pangkalpinang, Rabu (28/10/2026).
Media Sosial Menjadi Ruang Komunikasi Utama
Mewakili Wali Kota Pangkalpinang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Drs. Juhaini, MM, menyampaikan bahwa perkembangan media sosial telah mengubah cara masyarakat memperoleh sekaligus membagikan informasi.
“Kecepatan arus informasi menuntut pemerintah hadir di ruang digital dengan pesan yang cepat, akurat, dan mudah dipahami,” ujarnya.
Menurut Juhaini, keberadaan media sosial kini tidak lagi sebatas sarana pendukung komunikasi. Platform digital tersebut telah menjadi garda terdepan dalam membangun hubungan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Perubahan tersebut menuntut pemerintah untuk mampu menyampaikan informasi secara tepat dan mudah dipahami, seiring dengan semakin luasnya penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
KIM dan Admin Kelurahan Perlu Terus Diperkuat
Dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, Juhaini turut menyoroti peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan admin media sosial kelurahan. Keduanya dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi bagian dari saluran penyebaran informasi pemerintah yang dekat dengan kehidupan warga.
“KIM dan admin media sosial kelurahan memiliki posisi yang sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan, program, serta berbagai kebijakan pemerintah daerah kepada masyarakat. Karena itu, kapasitas dan kompetensinya perlu terus ditingkatkan agar mampu menghadirkan informasi yang berkualitas, edukatif, dan menarik,” katanya.
Melalui kegiatan penguatan kapasitas tersebut, para peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk menyusun serta menyajikan konten digital yang informatif, mendidik, dan menarik perhatian masyarakat. Dengan kemampuan tersebut, informasi mengenai program dan kebijakan pemerintah diharapkan dapat diterima secara lebih efektif serta menjangkau sasaran yang tepat.
Mendorong Keterbukaan Informasi Publik
Peningkatan kemampuan pengelolaan media sosial ini diharapkan tidak hanya memperkuat keterampilan teknis peserta, tetapi juga mendukung penyampaian informasi publik yang lebih terbuka dan mudah diakses masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi KIM dan admin media sosial kelurahan dalam mendukung transparansi informasi, mendorong partisipasi masyarakat, serta membangun citra positif pemerintah melalui komunikasi publik yang profesional dan responsif. (Rz)











