TP-PKK Babel Hadirkan Peluang Ekonomi Baru, Daun Nipah Jadi Andalan Perempuan Pesisir

Perempuan Pesisir Bangka Belitung Dibekali Skill Baru, Daun Nipah Jadi Peluang Bisnis. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)
Perempuan Pesisir Bangka Belitung Dibekali Skill Baru, Daun Nipah Jadi Peluang Bisnis. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)

Bangka Tengah, lawangpos.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar pelatihan pemanfaatan daun nipah di Dusun Pangkalraya, Kelurahan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan ini menyasar ibu rumah tangga di wilayah pesisir yang selama ini belum memanfaatkan potensi tanaman nipah sebagai sumber pendapatan.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi), yang difokuskan pada penguatan ekonomi keluarga berbasis sumber daya lokal.

Membuka Peluang bagi Kaum Ibu

Ketua Bidang II TP-PKK Babel, Sri Hadiyati Yunan Helmi, yang mewakili Ketua TP-PKK Noni Hidayat Arsani, mengatakan kegiatan ini juga menjadi momentum memperingati Hari Kartini, dengan menekankan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga.

MTQ Korpri 2026 Resmi Dibuka, ASN Diminta Berakhlak Mulia dan Berintegritas

โ€œPemanfaatan daun nipah ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi berlanjut menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberi nilai tambah bagi keluarga. Ini juga merupakan bagian dari 10 program pokok PKK,โ€ kata Sri Hadiyati, mewakili Ketua TP-PKK Babel Noni Hidayat Arsani di Dusun Pangkalraya, Sungaiselan, Bangka Tengah, Kamis (23/4/2026).

Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Perempuan Pesisir, TP-PKK Babel Gelar Pelatihan Pemanfaatan Daun Nipah. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)

Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Perempuan Pesisir, TP-PKK Babel Gelar Pelatihan Pemanfaatan Daun Nipah. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)

Menurut dia, daun nipah yang melimpah di kawasan pesisir selama ini belum diolah secara maksimal.

Melalui pelatihan ini, kata Sri Hadiyati, peserta dibekali keterampilan menganyam dan mengolah daun nipah menjadi produk bernilai jual, seperti table runner, hampers, gantungan kunci, tas dan lain-lain.

Harapan Ekonomi Baru

Narasumber pelatihan, Eva Deswanti, menilai kegiatan ini membuka peluang diversifikasi pendapatan bagi masyarakat. Ia menyebut sebagian besar warga setempat bekerja sebagai pekebun dan mengambil upah harian, dengan penghasilan yang tidak menentu.

PT TIMAH Ringankan Beban Warga, Abu Samah Kini Punya Rumah Lebih Nyaman

โ€œDengan keterampilan ini, ibu-ibu memiliki alternatif sumber penghasilan yang bisa dikerjakan dari rumah,โ€ katanya.

TP-PKK Babel Tunjukkan Kepedulian, Pelatihan Daun Nipah Buka Jalan Ekonomi Baru. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)

TP-PKK Babel Tunjukkan Kepedulian, Pelatihan Daun Nipah Buka Jalan Ekonomi Baru. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)

Eva menambahkan, produk olahan daun nipah yang dihasilkan peserta berpeluang menembus pasar yang lebih luas, bahkan pihaknya merencanakan pemasaran ke Pameran Trade Expo Indonesia di ICE BSD, Jakarta.

โ€œTargetnya bukan hanya pasar lokal, tapi juga bisa masuk ke pameran berskala nasional hingga internasional. Mudah-mudahan bisa terealisasi dan mendapat banyak pesanan sehingga ibu-ibu di sini meningkat kesejahteraannya. Terima kasih ibu Noni,โ€ tuturnya.

Salah satu peserta pelatihan, Misnah, mengaku pelatihan tersebut memberi harapan baru bagi ekonomi keluarganya.

โ€œTerima kasih Ibu Noni. Dengan adanya pelatihan ini, emak-emak di Dusun Pangkalraya ini ada kegiatan baru. Kalau berlanjut, kami bisa punya penghasilan tambahan untuk memperkuat ekonomi keluarga,โ€ tutup Misnah. (Rz)

Mobil Sehat PT TIMAH Jadi Andalan Warga, Pengobatan Gratis Tuai Apresiasi

Bagikan