PT TIMAH Gandeng Polda Babel Perkuat Sistem Pengamanan Operasional Pertambangan

Pangkalpinang — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat sistem pengamanan perusahaan melalui Sosialisasi dan Pra Audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang digelar di Graha Timah, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun tata kelola pengamanan yang terintegrasi, profesional, dan berbasis manajemen risiko guna mendukung keberlangsungan operasional pertambangan yang aman dan berkelanjutan.


Pengamanan Jadi Faktor Penting Operasional

Direktur Operasi PT TIMAH Handy Geniardi mengatakan, penerapan Sistem Manajemen Pengamanan memiliki peran strategis dalam menjaga perlindungan personel, aset, dokumen, serta stabilitas operasional perusahaan. Menurutnya, wilayah Izin Usaha Pertambangan yang luas dengan kompleksitas pengamanan tinggi membutuhkan sinergi kuat bersama aparat keamanan.

“Keberhasilan kegiatan penambangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh aspek keamanan dan pengamanan,” ujar Handy.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kepolisian dan TNI yang selama ini membantu pengamanan operasional perusahaan di lapangan. PT TIMAH berharap implementasi SMP dapat semakin memperkuat budaya keamanan di lingkungan kerja serta meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap perusahaan.

Pemprov Babel Tancap Gas Optimalkan Korsupgah KPK 2026, Target Antikorupsi Naik


Dorong Iklim Investasi yang Aman

Sementara itu, Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol. Murry Miranda menegaskan bahwa pengamanan modern tidak cukup hanya mengandalkan penjagaan fisik, tetapi harus diperkuat dengan sistem, teknologi, budaya kerja, dan manajemen risiko keamanan yang kuat.

“Perusahaan harus membangun sistem, budaya kerja, teknologi, serta manajemen risiko keamanan yang kuat agar mampu mencegah gangguan sebelum terjadi,” katanya.

Ia menambahkan, penerapan Sistem Manajemen Pengamanan menjadi indikator penting dalam menciptakan iklim investasi yang aman dan profesional. Karena itu, sinergi antara dunia usaha dan aparat keamanan perlu terus diperkuat demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Kegiatan sosialisasi ini turut diisi pemaparan materi terkait sistem dan program kerja pengamanan objek vital nasional oleh Divisi Pengamanan PT TIMAH bersama auditor Baharkam Polri. Melalui sosialisasi dan pra audit ini, PT TIMAH berharap implementasi Sistem Manajemen Pengamanan dapat berjalan optimal dan diterapkan secara konsisten di seluruh lini perusahaan sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan. (Rz)

Kabar Baik! Pemprov Babel Dorong UPT Halal demi Percepat Sertifikasi UMKM

Bagikan