Pangkalpinang, lawangpos.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan di Sekretariat PKK Babel, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Tingkatkan Kreativitas Ciptakan Olahan Ikan yang Inovatif dan Berdaya Saing” itu diikuti seluruh pengurus TP-PKK Provinsi Babel.
Para peserta dibekali keterampilan mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai jual, yang tidak hanya sehat dan bergizi, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan bagi keluarga.
Mengolah Potensi Menjadi Peluang
Dalam pelatihan tersebut, bahan baku ikan diolah menjadi berbagai jenis empek-empek, tekwan, hingga aneka produk olahan lainnya yang memiliki nilai ekonomi.
Peserta juga diajarkan berbagai teknik pengolahan, mulai dari takaran adonan ikan dan sagu yang tepat, teknik perebusan, penggorengan, hingga cara penyajian produk agar tampak menarik dan siap dipasarkan.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, turut terlibat langsung membuat adonan bersama para peserta, menciptakan suasana pelatihan yang hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Noni Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program pokok PKK di bidang pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.
“Melihat potensi sumber daya alam ikan yang melimpah bisa dibuat produk sehat, bergizi, tahan lama, dan laku dijual,” jelas Noni Hidayat.
Mendorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
Menurutnya, pelatihan ini tidak berhenti pada proses memasak semata, melainkan juga membekali peserta dengan pengetahuan dasar usaha.
Peserta diberikan pemahaman mengenai cara menghitung modal, menentukan harga jual, hingga teknik pemasaran menggunakan sistem pre-order (PO) melalui WhatsApp dan media sosial masing-masing.
“Tujuannya jelas menambah pendapatan keluarga dari bahan yang sudah tersedia di sekitar. Kalau ibunya berdaya, keluarganya pasti sejahtera,” ujarnya.
Membangun Kepercayaan Diri Kader PKK
Noni Hidayat juga mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat sejak awal hingga selesai. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa perempuan dapat berdaya apabila memperoleh kesempatan dan pendampingan yang tepat.
“Memotivasi warga, sudah menjadi tugas PKK sebagai mitra pemerintah. Oleh karenanya, para kader terus kami bekali dengan beragam keilmuan, agar bisa maksimal saat turun ke masyarakat,” kata dia.
“Ada banyak potensi di Bangka Belitung, salah satunya ikan. Ketika keterampilan sudah kita berikan, maka para kader akan semakin percaya diri dalam mendampingi masyarakat, yang pada akhirnya akan memunculkan keberanian dalam memanfaatkan peluang,” pungkasnya. (Rz)






