Rakon TP-PKK Babel 2026 Digelar, Kesiapsiagaan Bencana hingga Judi Online Jadi Sorotan

Rakon TP-PKK Tingkat Provinsi Babel 2026 Digelar, Soroti Kesiapsiagaan Bencana hingga Pencegahan Judi Online. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)
Rakon TP-PKK Tingkat Provinsi Babel 2026 Digelar, Soroti Kesiapsiagaan Bencana hingga Pencegahan Judi Online. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)

Pangkalpinang, lawangpos.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Konsultasi tingkat provinsi tahun 2026 di BKPSDMD Babel, yang berlangsung selama dua hari, mulai 15 hingga 16 April 2026.

Kegiatan yang mengusung tema penguatan 10 Program Pokok PKK melalui pelaksanaan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045 ini dibuka secara resmi pada Rabu (15/4/2026) oleh Ketua Bidang I TP-PKK Babel, Sri Hidayati Fery Afriyanto, yang hadir mewakili Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani. Seluruh kader TP-PKK provinsi serta kabupaten/kota se-Babel turut hadir mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh khidmat.

Menjaga Langkah Seiring Visi Besar

Dalam sambutan yang dibacakan, Sri Hidayati menuturkan bahwa pelaksanaan rapat konsultasi ini menjadi saat yang penting untuk menyelaraskan langkah bersama, sejalan dengan hasil Rakernas X PKK serta visi besar Indonesia Emas 2045.

Ia menjelaskan bahwa arah kebijakan gerakan PKK kini berpedoman pada Rencana Induk Gerakan PKK 2025โ€“2029 yang memuat berbagai program unggulan, salah satunya Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) yang menitikberatkan pada kesehatan, kelestarian lingkungan, serta perencanaan keluarga yang sehat.

Masalah Sampah dan Banjir Jadi Sorotan, Pembenahan Lingkungan Mulai Dikebut!

Sorotan Rakon TP-PKK Babel 2026, Dari Bencana hingga Pencegahan Judi Online. (Foto: doc. Humas Diskominfo Pkp)

Sorotan Rakon TP-PKK Babel 2026, Dari Bencana hingga Pencegahan Judi Online. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)


Penguatan Program Melalui Kelompok Kerja

Rakon ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan edukatif, mulai dari kesiapsiagaan menghadapi kebakaran rumah tangga, mitigasi bencana oleh BPBD, pencegahan stunting dan penurunan angka kematian ibu dan anak, hingga pengelolaan sampah rumah tangga.

“Nantinya, para Kader TP-PKK akan terbagi ke dalam beberapa Kelompok Kerja (Pokja), yang akan membahas penguatan pelaksanaan program-program unggulan. Ada 4 Pokja dan 1 bidang lagi untuk membahas penguatan kesekretariatan,” tutur Sri Hidayati.

Lebih lanjut disampaikan, Pokja 1 akan memfokuskan pada penguatan peran PKK dalam pencegahan narkoba melalui pembentukan fasilitator Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba (Krisan) yang merupakan hasil kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional.

Pokja 2 diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui program Gelari Pelangi, termasuk fasilitasi promosi produk UP2K agar mampu berkembang dan bersaing lebih luas.

Program KB Gratis Metode MOP Dikebut, Realisasi Hampir Capai Target!

Sementara itu, Pokja 3 menitikberatkan pada kegiatan produktif berbasis keluarga, termasuk edukasi pengelolaan sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomis.

“Di dalamnya, akan dibahas soal berapa jumlah kasus kebakaran rumah tangga, jumlah rumah tangga yang memiliki instalasi listrik sesuai standar dan jumlah rumah tangga yang memiliki alat pemadam kebakaran,” tuturnya.

Rakon TP-PKK Babel 2026 Jadi Sorotan, Bahas Kesiapsiagaan Bencana dan Judi Online. (Foto: doc. Humas Diskominfo Pkp)


Rakon TP-PKK Babel 2026 Jadi Sorotan, Bahas Kesiapsiagaan Bencana dan Judi Online. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)


Menata Kekuatan Keluarga dan Masyarakat

Pokja 4, lanjutnya, akan membahas kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di lingkungan rumah tangga, termasuk berbagai indikator pendukung yang berkaitan dengan keselamatan keluarga.

Selain itu, dalam rakon ini juga disosialisasikan upaya pencegahan judi online di lingkungan keluarga yang dinilai kian marak dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi.

Dari Pendidikan hingga PUPR, Ini Hasil Pertemuan Gubernur Hidayat Arsani dengan Komisi X DPR RI

Sri Hidayati turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, baik formal maupun nonformal, agar masyarakat Bangka Belitung mampu bersaing dengan daerah lain.

Ia juga mengimbau seluruh pengurus TP-PKK kabupaten/kota untuk mengintegrasikan program PKK ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, memperkuat kelembagaan dan kaderisasi, serta membangun kemitraan lintas sektor secara berkelanjutan.

Di penghujung sambutannya, ia mengajak seluruh kader untuk terus bekerja dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan.

โ€œSeluruh kader PKK diharapkan dapat bekerja secara profesional dan penuh keikhlasan demi mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas dan berdaya di Bangka Belitung.โ€ (Rz)

Bagikan