PANGKALPINANG – PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program pembinaan dan pemberdayaan kelompok pemuda di wilayah operasional perusahaan.
Program pemberdayaan ini menyasar beragam kelompok pemuda, mulai dari karang taruna, komunitas pemuda, kelompok kreatif, hingga organisasi kepemudaan di berbagai daerah.
Pendekatan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal
Melalui pendekatan berkelanjutan, PT TIMAH Tbk tidak hanya memberikan bantuan sarana, tetapi juga melakukan pendampingan serta pelatihan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan lokal.
Sejumlah kegiatan yang didukung antara lain turnamen olahraga antar pemuda, kegiatan lingkungan, hingga festival seni dan budaya yang melibatkan kelompok pemuda setempat.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat peran aktif pemuda dalam pembangunan masyarakat.
Organisasi Daun Simpor Fokus Budaya dan Digitalisasi
Salah satu kelompok pemuda yang mendapatkan dukungan dari PT TIMAH Tbk adalah Organisasi Daun Simpor di Bangka Barat. Organisasi ini bergerak di bidang kebudayaan dan digitalisasi dengan sasaran utama edukasi budaya di sekolah-sekolah.
“Bantuan dari PT TIMAH Tbk akan kami manfaatkan untuk mengembangkan program budaya dan promosi pariwisata Bangka Barat melalui konten digital, seperti video pendek dan animasi. Kami berharap PT TIMAH dapat terus berkolaborasi dalam memperkuat dan memperkenalkan kebudayaan lokal,” ujar perwakilan Organisasi Daun Simpor, Gilang Halifit.
Komunitas Kreasi Pemuda Pangkalpinang Olah Sampah Bernilai Ekonomi
Dukungan serupa juga dirasakan oleh Ketua Komunitas Kreasi Pemuda Pangkalpinang sekaligus Founder Pondok Kreasi, Zulharansyah. Komunitas ini bergerak dalam pengolahan sampah daur ulang menjadi produk ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi.
“Bantuan PT TIMAH Tbk dimanfaatkan untuk peningkatan sarana dan prasarana, salah satunya pembangunan pondok produksi. Kehadiran pondok ini juga berdampak pada pengurangan sampah melalui edukasi di bank sampah recycle waste,” jelas Zulharansyah, dikutip dari pemberitaan sebelumnya.
Dukungan Pemuda di Karimun dan Bangka Selatan
Di Kabupaten Karimun, PT TIMAH Tbk turut mendukung pemuda dalam melestarikan budaya lampu colok saat momen Ramadan. Pemuda Desa Sawang Selatan, Zamroni, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu dalam mengikuti festival lampu colok.
“Dengan adanya bantuan tersebut, kebutuhan dalam membuat gerbang lampu colok dapat terpenuhi sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai rencana,” ucapnya.
Sementara itu, di Bangka Selatan, PT TIMAH Tbk juga mendukung Komunitas Pemuda-Pemudi Berkarya (Pepaya Creative) di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan. Dukungan tersebut membuat komunitas ini semakin berkembang dan eksis.
“Sekarang workshop kami lebih luas. Dengan adanya peralatan seperti kompresor dan alat kerja sesuai spesifikasi, kami lebih berani menerima pekerjaan dan bahkan menawarkan jasa ke konsumen,” ungkap Ketua Komunitas Pepaya Creative, Iwan Sanjaya. (Rz)






