Lewati ke konten utama
Lawang Pos
★★★★★ Official app

Pemkot Pangkalpinang Tata Pasar Pagi, Pedagang Dapat Keringanan Sewa 6 Bulan

Share:
1 / 4

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menyiapkan pemindahan pedagang Pasar Pagi yang masih berjualan di bagian depan, bawah, hingga pinggir jalan ke lokasi yang telah disediakan di dalam gedung pasar. Untuk meringankan beban pedagang, pemerintah memberikan pembebasan biaya sewa lapak selama enam bulan agar mereka memiliki waktu menyesuaikan diri dengan tempat berjualan yang baru.

Kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif, saat memimpin kegiatan gotong royong Jumat Asri sekaligus meninjau kawasan Pasar Pagi, Jumat (6/11/2026).

Didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Saparudin memeriksa kondisi rumah toko (ruko) dan lapak pedagang. Ia juga berdialog langsung dengan sejumlah pedagang untuk melihat keadaan perdagangan serta persiapan penataan kawasan pasar.

Enam Bulan Bebas Sewa, Pedagang Diberi Waktu Beradaptasi

Saparudin menjelaskan, pemerintah telah melakukan pendataan dan sosialisasi kepada pedagang, termasuk menjalin komunikasi dengan perwakilan kelompok pedagang. Persiapan kini dilanjutkan dengan membersihkan bagian atas pasar agar dapat segera ditempati.

Kita hari ini gotong royong membersihkan bagian atas. Pedagang sudah kita data dan sosialisasikan. Jadi, semua yang berjualan di luar ini kita naikkan ke atas,” kata Saparudin.

Menurutnya, pembebasan biaya sewa selama enam bulan diberikan sebagai dispensasi pada masa peralihan. Pemerintah memahami bahwa perpindahan tempat berjualan memerlukan waktu, terutama bagi pedagang untuk kembali bertemu dan membangun hubungan dengan pelanggan.

“Enam bulan kita kasih gratis yang di atas. Kita berikan dispensasi dulu, karena mungkin pelanggannya belum ketemu. Jadi, nanti kita coba berikan dispensasi supaya mereka bisa naik ke atas dan beradaptasi dulu,” kata Saparudin, Jumat (6/11/2026)

Penataan Pasar Bukan untuk Mengusir Pedagang

Pemindahan pedagang ditargetkan mulai berlangsung pada November 2026. Pemerintah masih mempersiapkan lokasi dan terus memberikan pemahaman kepada pedagang mengenai tujuan serta mekanisme penataan tersebut.

Saparudin menegaskan, kebijakan ini bukan dimaksudkan untuk menghilangkan mata pencaharian masyarakat. Pemerintah ingin menghadirkan kawasan perdagangan yang lebih tertib, sehingga pedagang dapat mencari nafkah dengan tenang dan masyarakat merasa nyaman ketika berbelanja.

Kita berupaya persuasif kepada pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya. Kita tidak mengusir mereka berdagang, tetapi mengatur supaya pedagang maupun masyarakat yang berbelanja merasa nyaman,” katanya.

Dalam pengaturan yang disiapkan, pedagang barang kering akan ditempatkan di lantai atas, sedangkan pedagang barang basah berada di bagian bawah. Pembagian ini menjadi bagian dari penataan lokasi berdasarkan jenis dagangan.

Akses Lantai Atas dan Kebersihan Pasar Diperhatikan

Selain menyiapkan lapak, Pemkot Pangkalpinang turut memperhatikan kemudahan masyarakat untuk menjangkau lantai atas pasar.

Pemerintah merencanakan pemasangan lift sebagai sarana penunjang bagi pengunjung. Namun, rencana tersebut masih menunggu kesiapan anggaran sebelum dapat dilaksanakan.

Di sisi lain, Saparudin mengingatkan para pedagang agar turut menjaga kebersihan lapak dan lingkungan pasar. Menurutnya, keberhasilan penataan tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat berjualan, tetapi juga memerlukan kepedulian bersama dalam merawat kawasan perdagangan.

Kita mengimbau kepada para pedagang untuk sama-sama menjaga kebersihan. Petugas kita sudah ada, tetapi kebersihan di lapak masing-masing tentu harus dijaga oleh pedagang sendiri,” katanya.

Pemerintah berharap kebijakan dispensasi dapat membantu para pedagang menjalani masa peralihan, tanpa terbebani biaya sewa pada tahap awal.

“Kami berharap kebijakan dispensasi tersebut dapat membantu pedagang menjalani masa peralihan, tanpa terbebani biaya sewa pada tahap awal,” katanya. (Rz)

Sumber: lawangpos.com
Share:

Berita Lainnya

Bunda Susanti Ajak Warga Pangkal Pinang Hidup Sehat Lewat Senam Serumpun Sebalai Tembus Panggung China, Cantabile Bawa Nama dan Budaya Bangka Belitung ke Kancah internasional

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Warta PT TimahWarta PT Timah