Antusiasme terhadap khitanan massal juga terlihat di Kabupaten Bangka Tengah. Sejumlah orang tua menyampaikan rasa syukur karena anak-anak mereka memperoleh kesempatan menjalani khitan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Wana menjadi salah seorang di antaranya. Ia mengantarkan putranya, Haikal, untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kebahagiaan dirasakannya karena sang putra dapat menjalani khitan secara gratis. Rasa senang itu bertambah ketika Haikal disebut tidak merasakan sakit selama proses tindakan.
“Luar biasa senang adanya kegiatan ini. Gratis semua prosesnya dan adik juga ikut senang karena enggak merasa sakit,” ujar Wana. (Rz)



