Meringankan Pengeluaran Keluarga
Manfaat program khitanan massal gratis PT TIMAH turut dirasakan keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Bagi mereka, layanan tersebut menjadi pertolongan yang berarti dalam memenuhi salah satu kebutuhan anak.
Salah satunya dirasakan Desi Alena Suharini (40), warga Kelurahan Tanjung, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sejak suaminya meninggal dunia sembilan tahun silam, Desi harus membesarkan empat anak seorang diri.
Dalam mencukupi kebutuhan keluarganya, Desi menggantungkan penghasilan dari usaha laundry. Keadaan tersebut membuat biaya khitan menjadi salah satu kebutuhan yang belum dapat diprioritaskan.
Karena itu, rasa syukur menyertai Desi ketika mengetahui adanya program khitanan massal gratis yang digelar PT TIMAH. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkannya dengan membawa sang anak untuk mengikuti kegiatan.
“Alhamdulillah, bisa mengkhitankan anak dan memenuhi permintaannya. Sebelumnya belum bisa karena belum ada biaya untuk sunat. Khitanan gratis ini sangat membantu ekonomi kami yang hanya bekerja di laundry,” ungkap Desi.
Menurutnya, program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat memiliki arti besar bagi keluarga seperti dirinya. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Harapannya program ini bisa terus dijalankan karena sangat bermanfaat untuk masyarakat kurang mampu seperti kami. Terima kasih banyak PT TIMAH, semoga mendapat berkah dari Allah,” katanya.
Suka Cita Keluarga di Bangka Tengah



