Mahasiswa KKN Dorong Digitalisasi Wisata Gunung Maras, Retribusi Jadi Lebih Modern

BANGKA – Potensi wisata Gunung Maras tak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Cara mengelolanya juga perlu mengikuti perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan wisata hingga pengelolaan retribusi.

Gagasan itu dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Terintegrasi KKN di Desa Berbura, Kabupaten Bangka, Jumat (14/8/2026).

Berada di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Maras, Desa Berbura memiliki posisi yang cukup strategis dalam pengembangan potensi wisata. Mahasiswa pun melihat peluang teknologi digital bisa dimanfaatkan untuk membuat pengelolaan wisata lebih praktis, tertata, dan mudah dijangkau wisatawan.

Gunung Maras Didorong Makin Digital

Melalui kegiatan bertema “Optimalisasi Retribusi dan Digitalisasi Pariwisata Taman Nasional Gunung Maras”, mahasiswa mencoba membawa pendekatan baru dalam melihat potensi wisata di kawasan tersebut.

Sudah Dipasang CCTV, Tumpukan Sampah Liar Tetap Muncul, DLH Pangkalpinang Siapkan Langkah Tegas

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyampaian informasi kepada wisatawan. Teknologi digital membuka peluang agar informasi mengenai destinasi dan berbagai potensi wisata di sekitar Gunung Maras bisa diakses dengan lebih mudah.

Digitalisasi juga dapat dikembangkan untuk mendukung pelayanan wisata. Dengan pengelolaan yang semakin modern, potensi alam yang dimiliki kawasan Gunung Maras diharapkan tidak hanya dikenal lebih luas, tetapi juga dikelola dengan lebih baik.

Retribusi Juga Perlu Berbenah

Bukan hanya soal promosi dan informasi wisata. Sistem retribusi turut menjadi bagian yang disorot.

Difa Alfitri Angkat Karya Siswa SLB YPAC Pangkalpinang agar Dikenal Lebih Luas

Laman: 1 2

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement
Lawang Pos
Lawangpos.com official ★★★★★ GRATIS