Karhutla Mengintai di Tengah Cuaca Panas, Emergency Response Team PT TIMAH Sudah 97 Kali Bergerak Padamkan Api di Sejumlah Wilayah

“Kalau kita hanya sendiri dan tidak ada langsung supply air, kita harus mengambil air lagi. Itu butuh waktu kurang lebih 15 sampai 30 menit,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pola kerja bersama melalui tim Si Jago Merah memiliki arti penting dalam proses penanganan. Kehadiran sejumlah armada dari berbagai instansi memungkinkan pemadaman serta suplai air dilakukan secara bergantian.

Pemerintah turut menggandeng Perumda Air Minum guna mendukung ketersediaan sumber air. Dukungan tersebut termasuk membuka hidran di sejumlah titik yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengisian air bagi armada pemadam.

Masyarakat Diingatkan Menjaga Lahan dari Api

Tampil Unik di Pawai HUT ke-81 RI, Kendaraan Hias PT TIMAH Berwujud KIP dan Tugboat Pikat Masyarakat Pangkalpinang

Selain memperkuat kesiapsiagaan dan kecepatan respons pemadaman, Budi turut mengingatkan masyarakat agar menjauhkan diri dari segala tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Ia meminta masyarakat tidak sengaja membakar lahan maupun melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan titik api, terutama ketika cuaca sedang panas dan keadaan lahan mengering.

“Mohon kepada seluruh masyarakat, stop, berhenti untuk jahil ataupun sengaja. Jangan usil,” tegasnya.

Masyarakat juga diminta turut membantu dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan yang sengaja memicu kebakaran.

Gali Potensi Perikanan Lokal, PT TIMAH Bekali Puluhan UMKM Bangka Barat Keterampilan Mengolah Produk Bernilai Tambah

“Kalau ada yang melihat orang yang sengaja, tolong dibantu untuk penangkapan agar ada efek jera,” katanya.

Laman: 1 2 3 4

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement
Lawang Pos
Lawangpos.com official ★★★★★ GRATIS