Perang di Selat Hormuz Memanas, AS Serang Dua Kapal Tanker Iran

WASHINGTON DC – Ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat setelah militer Amerika Serikat menyerang dua kapal tanker milik pemerintah Iran yang sedang berlabuh di lepas pantai negara tersebut. Serangan itu disebut menjadi bagian dari strategi baru Washington untuk menekan Teheran di tengah konflik yang terus memanas.

Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital bagi pengiriman minyak dan gas dunia, menjadi salah satu titik utama perselisihan antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara saling berhadapan terkait kendali dan keamanan jalur strategis tersebut, yang sebagian aktivitas pelayarannya terganggu sejak konflik berkecamuk pada akhir Februari lalu.

Menurut laporan Axios yang mengutip seorang pejabat AS, operasi terhadap kapal tanker Iran merupakan bagian dari kebijakan baru bertajuk “tanker for tanker” yang telah disetujui Presiden Donald Trump.

Kebijakan itu disebut bertujuan mencegah Iran melakukan serangan terhadap kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz.

Iran Krisis BBM Imbas Blokade AS, Ketua Parlemen Minta Warga Mulai Berhemat

Drone Tempur AS Hantam Ruang Mesin Tanker Iran

Sejumlah pejabat AS mengatakan drone tempur Amerika menembakkan rudal yang menghantam ruang mesin dua kapal tanker pemerintah Iran tersebut.

Serangan dilakukan ketika kedua kapal tengah berlabuh di lepas pantai Iran, tepatnya di wilayah sebelah utara garis blokade angkatan laut Amerika Serikat.

Operasi terhadap kapal tanker itu menjadi bagian dari rangkaian serangan yang lebih luas terhadap sejumlah target militer Iran.

Para pejabat AS menyebut sekitar 100 target di Iran diserang pada Selasa (1/9/2026) waktu setempat.

Trump Ultimatum Iran Usai Serangan AS: Balas, Akan Dihantam Lebih Keras

Laman: 1 2 3

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement
Lawang Pos
Lawangpos.com official ★★★★★ GRATIS