Lewati ke konten utama
Lawang Pos
★★★★★ Official app
Iklan
Iklan

Misteri Penemuan Potongan Kaki di TPU Belitung Timur Terungkap, Polisi Pastikan Bukan Korban Mutilasi

Share:

BELITUNG TIMUR – Misteri penemuan potongan kaki manusia di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lumpang Madura, Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, akhirnya terungkap.

Kepolisian memastikan potongan kaki kanan yang ditemukan warga pada Jumat (16/10/2026) pagi tersebut bukan berasal dari korban mutilasi atau tindak kejahatan, melainkan hasil operasi amputasi seorang warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Agam Gustafa Rizka, mengungkapkan bahwa potongan kaki tersebut merupakan milik seorang warga berinisial W (31).

Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta menggali data medis di RSUD Muhammad Zein. Dari hasil penyelidikan, dipastikan potongan kaki kanan tersebut milik warga berinisial W (31),” ujar Agam kepada Posbelitung.co, Jumat (16/10/2026) sore.

Berawal dari Temuan Bungkusan Mencurigakan

Penemuan tersebut bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika seorang warga yang berprofesi sebagai penggali kubur melihat kondisi tanah di sekitar pintu masuk TPU Lumpang Madura tampak berantakan.

Saat diperiksa, warga menemukan kantong plastik berwarna kuning dan kain kafan dengan bercak darah yang ternyata berisi potongan kaki manusia.

Galian tanah tersebut diduga telah dibongkar oleh anjing liar yang berkeliaran di sekitar area pemakaman.

Saksi kemudian menghubungi kepala dusun dan ketua RT setempat. Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Kurnia Jaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim URC Panah Pemburu bersama Satreskrim Polres Belitung Timur, Polsek Manggar, dan Sat Intelkam mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi awal.

Penemuan itu sempat menimbulkan keresahan dan berbagai spekulasi di tengah masyarakat sebelum polisi berhasil mengungkap asal-usul potongan kaki tersebut.

Potongan Kaki Milik Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mendapati bahwa pemilik potongan kaki tersebut sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Kecamatan Simpang Renggiang.

Kejadian
Petugas kepolisian bersama warga memeriksa lokasi penemuan potongan kaki manusia di TPU Lumpang Madura, Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (16/10/2026). (Foto: Istimewa/Sat Reskrim Polres Beltim)

Korban mengalami patah tulang parah pada bagian mata kaki kanan sehingga tim medis RSUD Muhammad Zein harus melakukan tindakan amputasi untuk menyelamatkan nyawanya.

Setelah operasi, potongan kaki korban dibungkus menggunakan kain kafan putih dan kantong plastik khusus rumah sakit berlabel Bio Medical.

Pihak rumah sakit kemudian menyerahkan potongan kaki tersebut kepada keluarga untuk dimakamkan secara mandiri sesuai norma dan kebiasaan setempat.

Keluarga selanjutnya membawa potongan kaki itu ke TPU Lumpang Madura, Desa Kurnia Jaya, untuk dikuburkan.

Saat tiba di lokasi, kondisi TPU dalam keadaan sepi. Ayah korban berinisiatif menggali tanah menggunakan pisau dapur yang dibawanya dari rumah,” jelas Agam.

Kuburan Dangkal Diduga Dibongkar Anjing Liar

Menurut polisi, ayah korban mengalami kesulitan saat menggali tanah karena kondisi permukaan yang keras dan berbatu.

Akibatnya, potongan kaki anaknya hanya dapat dikuburkan pada kedalaman yang relatif dangkal.

Kondisi tersebut diduga menyebabkan anjing liar membongkar timbunan tanah hingga bungkusan berisi potongan kaki kembali muncul ke permukaan.

Polisi juga telah meminta keterangan langsung dari keluarga untuk memastikan kronologi penguburan.

Tim URC Panah Pemburu telah menemui pihak keluarga dan meminta keterangan langsung dari ayah korban. Yang bersangkutan mengakui secara jujur bahwa dialah yang menguburkan potongan kaki milik anaknya di TPU tersebut,” tambah Agam.

Polisi Pastikan Tidak Ada Kasus Mutilasi

Setelah memastikan asal-usul temuan tersebut, kepolisian bersama perwakilan keluarga dan pengurus pemakaman setempat membawa kembali potongan kaki itu untuk dimakamkan ulang secara layak.

Polres Belitung Timur menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan tindak pidana mutilasi maupun kejahatan lainnya.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang beredar melalui media sosial.

Dengan terungkapnya identitas pemilik potongan kaki tersebut, spekulasi mengenai dugaan tindak kejahatan di kawasan TPU Lumpang Madura pun terjawab.  (*)

Sumber: lawangpos.com
Share:

Berita Lainnya

Tembus Panggung China, Cantabile Bawa Nama dan Budaya Bangka Belitung ke Kancah internasional

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Warta PT TimahWarta PT Timah