Swadaya Jemaat Mengiringi Pembangunan
Sementara itu, Bendahara Pembangunan Rumah Doa GMI Jemaat Pos Wesley, Ramsida, mengatakan proses pembangunan mulai dilaksanakan, termasuk pekerjaan penimbunan lahan.
Lokasi rumah doa itu dipilih karena berada tidak jauh dari gereja dan diharapkan dapat menjadi tempat yang lebih representatif bagi para jemaat.
“Baru mulai kita timbun karena lokasinya agak dekat dari gereja. Selama ini kami masih menyewa tempat untuk kegiatan jemaat. Karena itu, kami berusaha mewujudkan rumah doa ini,” kata Ramsida.
Ia menuturkan, pembangunan rumah doa ditopang melalui berbagai sumber pendanaan, mulai dari swadaya jemaat hingga kegiatan penggalangan dana. Dukungan dari PT TIMAH pun menjadi tambahan yang sangat berarti dalam mempercepat proses pembangunan.
“Selain bantuan dari PT TIMAH, kami juga menggalang dana melalui bazar dan swadaya dari para jemaat. Kami mengucapkan terima kasih karena bantuan ini cukup besar dan sangat membantu pembangunan rumah doa,” ujarnya.
Selama ini, berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan jemaat tetap dilaksanakan meskipun masih harus menggunakan tempat sewaan. Dengan hadirnya rumah doa milik sendiri, jemaat berharap seluruh kegiatan dapat diselenggarakan dengan lebih leluasa dan berkelanjutan.
Ruang Ibadah, Pembinaan, dan Pelayanan Sosial
Nantinya, rumah doa tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari ibadah rutin, pembinaan anak-anak, kegiatan sosial, pendidikan, hingga seni. Salah satu kegiatan yang direncanakan ialah pembelajaran musik bagi anak-anak di lingkungan sekitar dan para jemaat.



