Lewati ke konten utama
Lawang Pos
★★★★★ Official app

Riki Febriansyah Kembali Pimpin IKT PT TIMAH 2026–2029, Siap Perjuangkan Kesejahteraan Karyawan

Share:

PANGKALPINANG – Di tengah berbagai tantangan yang melanda industri pertimahan, kebersamaan antara manajemen dan karyawan menjadi salah satu kekuatan penting bagi PT TIMAH (Persero) Tbk dalam menjaga keberlangsungan perusahaan. Semangat tersebut mengemuka dalam Musyawarah Karyawan Ikatan Karyawan TIMAH (MUSKAR IKT) Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Aston, Pangkalpinang, pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Dalam musyawarah tersebut, Riki Febriansyah kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin Ikatan Karyawan TIMAH (IKT) setelah terpilih secara aklamasi sebagai ketua periode 2026–2029.

Terpilihnya kembali Riki menjadi momentum bagi organisasi untuk melanjutkan penguatan hubungan antara karyawan dan manajemen, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan pekerja dengan tetap memperhatikan kepentingan perusahaan.

Mengusung tema “Tegakkan Marwah IKT, Bersama Kita Tumbuh untuk Kesejahteraan Karyawan dan Keberlangsungan PT TIMAH (Persero) Tbk Menggapai Kejayaan”, kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi organisasi serta perumusan arah kepemimpinan dan program kerja untuk tiga tahun mendatang.

MUSKAR IKT 2026 turut dihadiri Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha PT TIMAH (Persero) Tbk, Harry Budi Sidarta, Kepala Seksi Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edward, serta jajaran pengurus IKT wilayah dan peserta musyawarah.

PT TIMAH Hadapi Dinamika Industri Pertimahan

Dalam sambutannya, Harry Budi Sidarta mengingatkan bahwa industri pertimahan tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan regulasi, tata kelola pertambangan, pertambangan rakyat, hingga tuntutan transformasi perusahaan.

Menurutnya, periode 2026–2027 menjadi masa penting bagi PT TIMAH untuk melakukan pembenahan dan penyesuaian organisasi agar lebih siap menghadapi perubahan yang terus berlangsung.

Dalam keadaan demikian, kekompakan antara manajemen dan seluruh karyawan dinilai menjadi salah satu modal utama untuk menghadapi tantangan perusahaan.

Perahu PT TIMAH saat ini sedang menghadapi gelombang besar dinamika industri pertimahan. Karena itu, dibutuhkan kekompakan dan sinergi antara manajemen dengan seluruh karyawan untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan tersebut,” ujarnya.

Harry menjelaskan bahwa karyawan memiliki peranan penting dalam proses transformasi perusahaan. Sebab, para pekerja merupakan pihak yang memahami secara langsung kondisi operasional dan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

Layanan
Jajaran pengurus dan peserta Musyawarah Karyawan Ikatan Karyawan TIMAH (MUSKAR IKT) 2026 berfoto bersama di Aston Emidary Bangka, Sabtu (31/10/2026). Dalam musyawarah tersebut, Riki Febriansyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IKT PT TIMAH periode 2026–2029.

Aspirasi yang disampaikan melalui saluran komunikasi karyawan, menurutnya, menjadi masukan berharga bagi jajaran direksi dalam menentukan arah kebijakan perusahaan.

IKT Didorong Menjadi Mitra Strategis Manajemen

Harry berharap IKT tidak hanya hadir sebagai wadah penyampaian aspirasi terkait kesejahteraan karyawan, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam menjaga keberlangsungan perusahaan.

Hubungan yang terbangun antara organisasi karyawan dan manajemen diharapkan berjalan atas dasar komunikasi, saling pengertian, serta tanggung jawab bersama.

IKT harus menjadi mitra strategis manajemen. Bukan hanya menyampaikan aspirasi terkait kesejahteraan karyawan, tetapi juga turut memperjuangkan keberlangsungan perusahaan. Kita harus saling memahami, saling mendukung, dan kompak menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun luar perusahaan,” jelasnya.

Ia juga mendorong IKT untuk memperluas peran dalam membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan.

Melalui penyampaian aspirasi yang konstruktif, organisasi karyawan diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran bagi kemajuan dan keberlanjutan PT TIMAH.

Kesejahteraan Karyawan dan Keberlangsungan Perusahaan Harus Sejalan

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edward, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MUSKAR IKT 2026.

Menurutnya, tema yang diangkat mencerminkan pentingnya keseimbangan antara kesejahteraan karyawan dan keberlangsungan perusahaan.

Kedua hal tersebut merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan. Perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang sejahtera dan produktif, sedangkan kesejahteraan karyawan juga memerlukan dukungan perusahaan yang sehat serta memiliki daya saing.

Perusahaan tidak akan mampu mencapai kejayaan secara berkelanjutan apabila kesejahteraan dan keselamatan karyawannya terabaikan. Sebaliknya, kesejahteraan karyawan juga harus didukung oleh perusahaan yang sehat, kokoh, dan memiliki daya saing,” ungkapnya.

Edward berharap IKT terus berperan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis melalui dialog sosial, musyawarah mufakat, serta peningkatan etos kerja dan produktivitas.

Ia juga mendorong organisasi karyawan menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam mendukung kemajuan perusahaan.

Riki Febriansyah Kembali Dipercaya Pimpin IKT

Setelah kembali terpilih secara aklamasi untuk periode 2026–2029, Riki Febriansyah menyampaikan komitmennya untuk menjadikan IKT sebagai organisasi yang semakin solid, bermartabat, dan mampu memperjuangkan aspirasi seluruh karyawan.

Kepercayaan yang diberikan melalui MUSKAR IKT 2026 dipandangnya sebagai amanah sekaligus tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan organisasi.

Riki menegaskan bahwa upaya memperjuangkan kesejahteraan karyawan harus berjalan seiring dengan kepentingan menjaga keberlangsungan perusahaan.

Baginya, kedua kepentingan tersebut bukanlah sesuatu yang saling bertentangan. Perusahaan yang kuat membutuhkan karyawan yang sejahtera, sementara kemajuan perusahaan juga memerlukan peran dan kontribusi seluruh pekerja.

Ia turut mengajak anggota IKT menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan mengedepankan dialog dalam menyikapi setiap persoalan organisasi.

Perbedaan pandangan, menurutnya, hendaknya menjadi bagian dari proses demokrasi yang membangun, bukan alasan untuk melemahkan persaudaraan.

Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan pernah kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tetap memiliki satu tujuan, yaitu IKT yang kuat, karyawan yang sejahtera, dan PT TIMAH yang semakin berjaya,” tegasnya.

Sinergi Menjadi Bekal Menghadapi Tantangan

Dengan kembali dipercayanya Riki Febriansyah memimpin IKT untuk tiga tahun mendatang, organisasi karyawan tersebut diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai mitra strategis manajemen.

Selain menjadi wadah penyampaian aspirasi, IKT juga diharapkan memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung transformasi perusahaan.

Kebersamaan antara manajemen dan karyawan menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika industri pertimahan yang terus berkembang.

Melalui semangat persatuan, dialog, dan tanggung jawab bersama, PT TIMAH diharapkan dapat menjaga keberlanjutan usahanya sekaligus meningkatkan kesejahteraan seluruh karyawan pada masa mendatang. (Rz)

Sumber: lawangpos.com
Share:

Berita Lainnya

PT TIMAH Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Sadina Tekankan Integritas dan Pengabdian PT TIMAH Perkuat Ekosistem Laut Babel, Ribuan Terumbu Buatan hingga Restocking Cumi

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Warta PT TimahWarta PT Timah