Perluas Akses Kesehatan Gratis, YBM PLN Babel Hadirkan Layanan Homecare dan Unit Kesehatan Keliling

PANGKALPINANG – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Bangka Belitung (Babel) bersama Rumah Sehat BAZNAS Pangkalpinang terus memperluas jangkauan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu melalui Program Layanan Kesehatan Mustahik. Program tersebut menghadirkan layanan Unit Kesehatan Keliling (UKK) dan Homecare guna menjangkau warga di daerah terpencil maupun pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Hingga pertengahan tahun 2026, program ini telah memberikan manfaat kepada 201 mustahik, yang terdiri atas 157 penerima layanan Unit Kesehatan Keliling (UKK) dan 44 penerima layanan Homecare. Program tersebut menjadi wujud pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun YBM PLN Bangka Belitung agar dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sepanjang tahun 2026, layanan Unit Kesehatan Keliling telah menjangkau lima wilayah di Bangka Belitung, yakni Buyan Kelumbi, Labuh Air Pandan, Belimbing, Air Nyatoh (Pinangyang), dan Bukit Layang. Dalam setiap pelaksanaannya, masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, edukasi kesehatan, serta obat-obatan sesuai indikasi penyakit yang diberikan oleh tim tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, dan tenaga kefarmasian.

Selain menghadirkan layanan keliling, YBM PLN Bangka Belitung juga menyediakan layanan Homecare bagi masyarakat yang belum memungkinkan mendatangi fasilitas kesehatan. Layanan ini menyasar lanjut usia, penyandang penyakit kronis, serta pasien dengan keterbatasan fisik yang memerlukan pemeriksaan dan pendampingan kesehatan secara langsung di rumah.


Menjangkau Pelayanan hingga ke Rumah Warga

Sambut Liburan Sekolah, Bank Sumsel Babel Bersama Telkomsel Berikan Bonus Pulsa untuk Setiap Pembelian Paket Data di BSB Mobile

Melalui layanan Homecare, tim medis melakukan kunjungan ke kediaman pasien untuk memberikan pemeriksaan kesehatan, memantau perkembangan kondisi pasien, sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga mengenai perawatan yang tepat. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan meskipun memiliki keterbatasan akses.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Babel, Ira Savitri mengatakan, kolaborasi antara YBM PLN Babel dan Rumah Sehat BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian insan PLN dalam meningkatkan akses kesehatan masyarakat melalui optimalisasi dana zakat pegawai.

“Melalui sinergi YBM PLN Babel bersama Rumah Sehat BAZNAS, kami ingin memastikan manfaat zakat yang dihimpun dari para pegawai PLN benar-benar hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Program layanan kesehatan ini merupakan wujud kepedulian kami untuk membantu masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah, khususnya bagi warga di daerah yang jauh dari fasilitas kesehatan maupun pasien yang memiliki keterbatasan mobilitas. Kami berharap kolaborasi ini terus memberikan manfaat yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bangka Belitung,” ujarnya.


Ikhtiar Menghadirkan Manfaat yang Berkelanjutan

Salah seorang penerima manfaat layanan Homecare, Sumiati, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran program tersebut. Menurutnya, kondisi kesehatan yang dialaminya membuat dirinya kesulitan untuk datang berobat ke fasilitas kesehatan sehingga layanan kunjungan ke rumah menjadi solusi yang sangat berarti.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dengan adanya layanan ini. Karena kondisi saya sudah sulit untuk pergi berobat, dokter dan perawat datang langsung ke rumah sehingga saya tetap bisa mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Terima kasih kepada YBM PLN Babel dan Rumah Sehat BAZNAS yang telah peduli kepada masyarakat seperti kami,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat bersama Rumah Sehat BAZNAS Pangkalpinang, YBM PLN Bangka Belitung berkomitmen menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ke depan, layanan kesehatan gratis ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak mustahik sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bangka Belitung. (Rz)

Bagikan