Dari Pengolahan Sampah Menuju Kawasan Hijau
Selain membenahi sistem pengolahan sampah, Pemkot Pangkalpinang juga menyiapkan penataan terhadap lokasi tempat pemrosesan akhir yang sudah tidak lagi aktif. Kawasan yang tak lagi dipakai untuk pembuangan sampah direncanakan ditutup dan dialihkan menjadi kawasan hijau.
Sementara itu, area yang masih aktif akan diarahkan untuk pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Menurut Saparudin, fasilitas tersebut nantinya akan menangani residu yang tersisa dari proses pengolahan sampah di TPS 3R.
“Residu daripada TPS 3R rata-rata sekitar 30 persen. Kalau kapasitas TPS 3R-nya 10 ton, berarti ada 3 ton residunya. Ini akan kita kirim ke TPST,” jelasnya.
BNI Turut Menyokong Gerakan Indonesia Asri
Branch Manager BNI Kantor Cabang Bangka Trade Center, Riko Noviansyah, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan BNI terhadap program Gerakan Indonesia Asri di Kota Pangkalpinang.
Riko menjelaskan, BNI memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR yang dapat diselaraskan dengan berbagai program pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya.
“Bantuan ini memang kami berikan untuk mendukung program kerja dari pemerintah, terutama Kota Pangkalpinang. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan ini bermanfaat untuk masyarakat,” kata Riko.
Sebanyak 15 unit tong sampah tersebut akan ditempatkan di tiga ruang publik, yakni Alun-Alun Pangkalpinang, Taman Wilhelmina dan Bukit Delima.








