Kanwil Ditjen Imigrasi Babel Gelar Monitoring Bersama UPT, Integritas Pegawai dan Pengawasan WNA Jadi Sorotan

PANGKALPINANG – Upaya menjaga kesinambungan tugas dan pelayanan keimigrasian terus dilakukan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Bangka Belitung dengan menggelar rapat monitoring dan evaluasi bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Pandan dalam rangka pelaksanaan Work From Home (WFH), Jumat (12/6).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi rutin untuk memastikan seluruh tugas dan fungsi keimigrasian tetap terlaksana dengan baik dan efektif di wilayah kerja Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam rapat itu, setiap Unit Pelaksana Teknis menyampaikan perkembangan program yang tengah berjalan, hasil kinerja yang telah dicapai, serta agenda kegiatan yang dipersiapkan untuk dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sejumlah hal strategis turut menjadi pembahasan, meliputi pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, pengawasan keberadaan dan aktivitas orang asing, optimalisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Cara Mengubah Desil DTSEN yang Tidak Sesuai, Warga Babel Bisa Ajukan Sanggah Lewat 3 Jalur

Capaian Pelayanan dan Program Kerja Dievaluasi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pangkalpinang memaparkan perkembangan realisasi anggaran beserta capaian PNBP. Pelaksanaan layanan Easy Paspor dan Paspor Simpatik juga menjadi bagian dari laporan yang disampaikan.

Selain itu, peningkatan kepatuhan dalam pelaporan melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) serta persiapan pelayanan kedatangan jamaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut dibahas dalam pertemuan tersebut.

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Pandan pada kesempatan yang sama menyampaikan pelaksanaan sosialisasi APOA kepada pelaku usaha penginapan, sekaligus upaya memperluas penyampaian informasi mengenai pelayanan keimigrasian melalui berbagai media.

Pengawasan pada jalur kedatangan internasional juga terus ditingkatkan seiring bertambahnya mobilitas penumpang selama musim liburan.

APBD Pangkalpinang 2027 Defisit Rp30 Miliar, Pemerintah Harus Putar Otak di Tengah Ruang Fiskal yang Terbatas

Laman: 1 2

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement
Lawang Pos
Lawangpos.com official ★★★★★ GRATIS