Aktivitas kegempaan belum berhenti setelah gempa utama. Hingga Sabtu pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat 235 gempa susulan yang tersebar di sebelah utara Pulau Flores dengan magnitudo berkisar M2,5 hingga M6,2.
Aktivitas gempa masih berlangsung hingga Minggu (16/8/2026). BMKG kembali mencatat gempa M5,2 pukul 06.12 WIB, berlokasi sekitar 84 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
47 Orang Meninggal
Berdasarkan pembaruan sementara BNPB hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, 47 orang dilaporkan meninggal dunia. Petugas gabungan masih melakukan pendataan dan penanganan di sejumlah wilayah terdampak.
BNPB juga mencatat sedikitnya 157 rumah rusak berat, 41 rumah rusak sedang dan 148 rumah rusak ringan. Kerusakan turut terjadi pada fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, perkantoran dan fasilitas umum.
Proses evakuasi, pendataan serta distribusi bantuan masih berlangsung. Karena itu, jumlah korban maupun kerusakan masih dapat berubah setelah proses verifikasi di lapangan.
Warga Diminta Tetap Waspada
BMKG meminta masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga juga diminta tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum kondisinya dipastikan aman.
Masyarakat diimbau tidak mempercayai informasi yang mengklaim dapat memprediksi waktu dan kekuatan gempa berikutnya serta hanya mengikuti perkembangan dari BMKG, BNPB, BPBD dan pemerintah daerah. (Red)



