Program PPM PT TIMAH Jadi Penggerak Ekonomi, Pendidikan, dan Ketahanan Masyarakat

PANGKALPINANG – PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkukuh komitmennya dalam melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Bagi PT TIMAH, keberadaan perusahaan tidak semata berorientasi pada aktivitas operasional, melainkan juga pada upaya menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah kerjanya.

Melalui berbagai program pemberdayaan, PT TIMAH secara konsisten mendorong peningkatan kapasitas masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi, serta membuka ruang kolaborasi bersama pemerintah, komunitas lokal, lembaga masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Program PPM yang dijalankan perusahaan menyentuh beragam sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, lingkungan, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan kelompok rentan.

Tunaikan Janji, Prof Udin Salurkan Bantuan Modal untuk 90 UMKM Pangkalpinang

Sepanjang tahun 2025, PT TIMAH melaksanakan sejumlah program strategis yang manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.


Menumbuhkan Kemandirian dan Daya Kreasi Masyarakat

Dalam sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, perusahaan menjalankan Program Pemuda Pemudi Berkarya (PEPAYA) di Desa Rias yang mendorong kreativitas generasi muda melalui pengolahan barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis. Pada tahun ini, perusahaan memperkuat program tersebut dengan membangun galeri guna mendukung pemasaran produk kelompok.

Di sektor pertanian, perusahaan juga mengembangkan program budidaya jagung di Desa Badau, Kabupaten Belitung, dengan melibatkan kelompok tani lokal serta berkolaborasi bersama pemerintah desa dan Dinas Pertanian.

PT TIMAH turut melanjutkan Program Blue Resilience Initiative Action (BERLIAN) Pulau Kundur yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Program tersebut melibatkan berbagai kelompok rentan melalui kegiatan budidaya ikan kakap putih, pembibitan mangrove, hidroponik, penguatan UMKM, sekolah sadar iklim, hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Cari Bibit Qurani Berprestasi hingga Tingkat Kabupaten, PT TIMAH Dukung Penuh MTQ Desa Gemuruh

“Pada tahun 2025, cakupan program BERLIAN semakin diperluas melalui pengembangan budidaya ayam pedaging dan pembentukan bank sampah yang dikelola masyarakat,” kata Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan.


Dari Kesehatan Hingga Pendidikan Generasi Masa Depan

Di bidang kesehatan, PT TIMAH menghadirkan Program Oto Sihat atau Mobil Sehat sebagai layanan kesehatan bergerak untuk menjangkau masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Saat ini terdapat tiga armada Oto Sihat yang beroperasi di Bangka, Belitung, dan Kepulauan Riau. Sepanjang tahun 2025, program tersebut telah dilaksanakan sebanyak 56 kali dengan total penerima manfaat mencapai 7.114 masyarakat.

Pada sektor pendidikan, PT TIMAH terus menjalankan Program Pemali Boarding School (PBS) yang telah berlangsung sejak tahun 2000. Melalui program beasiswa penuh ini, perusahaan memberikan kesempatan pendidikan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, hingga Provinsi Riau.

Hingga tahun 2025, program tersebut telah melahirkan 922 alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang, mulai dari guru, dokter, dosen, aparat penegak hukum, hingga profesional pada beragam sektor pekerjaan.


Menjaga Pesisir dan Menguatkan Kelompok Rentan

Komitmen pemberdayaan kelompok rentan juga diwujudkan melalui Program Menjaga Nusantara di Kabupaten Bangka Barat yang mencakup berbagai kegiatan, mulai dari ketahanan pangan, penguatan UMKM, sekolah entrepreneur difabel, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan perempuan.

Di sektor kelautan, PT TIMAH terus memperkuat program Fishing Ground dan Coral Garden sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir serta peningkatan ekonomi masyarakat nelayan.

Pada tahun 2025, PT TIMAH memperluas program Fishing Ground melalui penambahan ratusan unit rumpon di sejumlah kawasan perairan. Sementara itu, program Coral Garden diperkuat dengan pemasangan unit baru di wilayah Pulau Putri dan Laut Tuing.

Selain itu, perusahaan juga melanjutkan program budidaya bawang di Belitung Timur yang kini berkembang melalui diversifikasi tanaman jagung guna memperkuat kemandirian petani lokal. (Rz)

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement
Lawang Pos
Lawangpos.com official ★★★★★ GRATIS