TULUNGAGUNG – Seorang wanita berinisial BNW (39), warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, meninggal dunia sesaat setelah keluar dari wahana rumah hantu di Apollo Supermall, Rabu (29/7/2026). Peristiwa tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), visum luar terhadap korban, serta memeriksa sejumlah saksi. Sementara itu, operasional wahana rumah hantu ditutup sementara hingga proses penyelidikan selesai.
1. Korban Datang Bersama Anak
BNW datang ke Apollo Supermall bersama anaknya untuk mengunjungi wahana rumah hantu. Saat korban masuk ke dalam wahana, anaknya memilih menunggu di luar hingga ibunya selesai mengikuti atraksi tersebut.
Sekitar lima menit kemudian, korban keluar dari wahana bersama pengunjung lainnya sambil berlari karena ketakutan. Setelah itu, korban duduk di kursi yang berada di dekat pintu keluar.
2. Korban Tiba-Tiba Terjatuh
Setelah sempat duduk, korban berdiri. Namun, korban tiba-tiba terjatuh hingga kepalanya diduga membentur kursi yang berada di dekat lokasi.
Petugas yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan dan menghubungi kepolisian serta tim medis.
3. Korban Dinyatakan Meninggal Dunia
Tim medis yang datang ke lokasi melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dipastikan telah meninggal dunia.
Polisi kemudian melakukan olah TKP, meminta keterangan para saksi, serta melakukan visum luar terhadap jenazah korban.
4. Polisi Tak Temukan Unsur Tindak Pidana
Hasil visum luar menunjukkan adanya luka pada pelipis kiri serta gigi korban yang patah. Polisi menduga luka tersebut terjadi akibat benturan saat korban terjatuh.
Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengatakan penyelidikan sementara tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun unsur tindak pidana.
Meski demikian, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
5. Keluarga Sebut Korban Memiliki Riwayat Hipertensi
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat hipertensi yang diketahui saat menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji.
Ibu kandung korban juga menyampaikan bahwa saat berada di Tanah Suci, korban pernah mengalami pingsan. Setelah kembali ke Indonesia, korban disebut sering merasa jantung berdebar ketika mendengar suara keras, seperti knalpot atau suara motor.
Keterangan tersebut menjadi salah satu informasi yang dihimpun penyidik dalam proses penyelidikan.
6. Wahana Ditutup Sementara
Seusai kejadian, polisi berkoordinasi dengan pengelola Apollo Supermall untuk menutup sementara operasional wahana rumah hantu.
Penutupan dilakukan hingga seluruh rangkaian penyelidikan selesai. Sementara itu, polisi masih terus mengumpulkan keterangan guna memastikan penyebab pasti meninggalnya BNW. (Rz)




