Pangkalpinang, lawangpos.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fery Afriyanto, mewakili Gubernur Babel Hidayat Arsani, menyambut kedatangan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, beserta rombongan di Terminal VIP Bandara Depati Amir, Sabtu (18/4/2026).
Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam sambutannya, Fery Afriyanto menyampaikan rasa hormat serta apresiasi atas kehadiran rombongan.
Menguatkan Sinergi dan Komunikasi
Ia berharap, kunjungan pimpinan MPR RI tersebut dapat semakin mempererat hubungan kelembagaan serta meningkatkan komunikasi antara Pemprov Babel dan MPR RI.
โPemprov Babel menyambut baik kunjungan ini. Kami berharap kehadiran Wakil Ketua MPR RI beserta rombongan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan daerah,โ terangnya.
Setelah prosesi penyambutan, Hidayat Nur Wahid dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda utama selama berada di Babel.

Pj Sekda Babel Sambut Kunjungan Kerja Wakil Ketua MPR RI dalam Rangka Sosialisasi 4 Pilar. (Foto: doc. Humas Diskominfo Babel)
Menanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan
Melalui Dody Kusdian selaku Anggota DPRD Provinsi Babel, disampaikan bahwa fokus utama kunjungan ini adalah menyosialisasikan 4 Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh daerah, tokoh agama, hingga para pemangku kepentingan lintas sektor.
Dody Kusdian, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam memitigasi potensi perpecahan bangsa.
โTujuan utama kunjungan kerja ini adalah menanamkan kembali nilai-nilai 4 pilar kepada para tokoh di Babel. Sosialisasi ini merupakan langkah konkret untuk mencegah disintegrasi, memperkokoh persatuan, serta merawat keberagaman di Indonesia,โ jelas Dody.
Dody berharap para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebangsaan, merajut harmoni dalam perbedaan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Rz)






