Lewati ke konten utama
Lawang Pos
★★★★★ Official app
Iklan
Iklan

Target Eliminasi HIV 2030, Pangkalpinang Jemput Bola Skrining bagi 60 Ojol dan Warga melalui VCT Mobile

Share:
1 / 5

PANGKALPINANG – Upaya memperkuat deteksi dini HIV terus dilakukan Pemerintah Kota Pangkal Pinang melalui pelayanan kesehatan yang menjangkau langsung masyarakat. Sebanyak 60 orang dari komunitas ojek online (Ojol) dan masyarakat umum mengikuti screening test Human Immunodeficiency Virus (HIV) melalui layanan VCT Mobile (Voluntary Counseling and Testing Mobile) di Taman Wilhelmina, Tamansari, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Pangkal Pinang bersama Dinas Kesehatan Pangkal Pinang dengan pendekatan jemput bola. Melalui layanan tersebut, masyarakat memperoleh kesempatan untuk menjalani konseling dan pemeriksaan HIV/AIDS secara sukarela dengan pendampingan tenaga kesehatan.

Rangkaian pelayanan mencakup edukasi kesehatan, konseling, serta pemeriksaan menggunakan rapid test. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendeteksi HIV sejak dini sekaligus mencegah penyebaran HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS).


Menjaga Kesehatan, Merawat Kepercayaan

Wakil Wali Kota Pangkal Pinang, Dessy Ayutrisna, turut meninjau pelaksanaan pemeriksaan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan masyarakat akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar potensi penularan virus dapat diketahui lebih awal.

“Bapak/Ibu jangan khawatir, rahasia akan terjamin. Kalian harus mendapatkan layanan pemeriksaan yang baik, serta informasi dan edukasi mengenai HIV/AIDS. Semoga semua yang diperiksa hari ini sehat,” ujarnya.

Pelayanan VCT Mobile ini turut didukung tim medis dan penyuluh kesehatan dari enam puskesmas di wilayah Pangkal Pinang. Selain menjalani pemeriksaan HIV, para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai HIV dan IMS sebagai bekal untuk memahami pentingnya pencegahan serta menjaga kesehatan.

Dessy menjelaskan bahwa pemilihan lokasi kegiatan di kawasan Tamansari bertujuan membuka akses pemeriksaan bagi masyarakat, khususnya kelompok yang dinilai memiliki risiko, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai HIV.

“Tujuan kegiatan hari ini untuk deteksi awal, kita screening rekan-rekan kita yang berisiko. Sengaja kita lakukan di Tamansari supaya terbuka. Pemerintah Kota Pangkal Pinang men-support kegiatan seperti ini agar masyarakat teredukasi,” kata Dessy.


Menapaki Tiga Tahap Penanggulangan HIV

Sementara itu, Pengelola Program Penanggulangan HIV & AIDS Komisi Penanggulangan AIDS Pangkal Pinang, Syahru Siam, menyampaikan bahwa pelaksanaan screening test tersebut merupakan langkah awal dari tiga tahapan dalam penanggulangan HIV/AIDS.

“TOP. Temukan, Obati dan Pertahankan. Kita coba temukan kasus HIV, jadi eliminasi tahun 2030 tidak ada lagi kasus HIV baru, tidak ada lagi kematian karena HIV, dan tidak ada lagi stigma,” ujarnya. (Rz)

Sumber: lawangpos.com
Share:

Berita Lainnya

Perkuat Layanan Digital, Pemkot Pangkalpinang dan BSI Integrasikan Pembayaran Pajak dan Retribusi Lewat PKP Smart Perkuat Perlindungan Warga, Pemkot Pangkalpinang dan Imigrasi Babel Sepakati Kerja Sama Pencegahan TPPO hingga Keberangkatan Ilegal ke Luar Negeri

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Warta PT TimahWarta PT Timah