BANGKA – Dukungan terhadap pendidikan serta pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus (ABK) terus diwujudkan PT TIMAH Tbk bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kali ini, PT TIMAH kembali menggelar Seminar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bagi guru dan orang tua di UPTD SD Negeri 1 Riau Silip, Kabupaten Bangka, Rabu (22/7/2026).
Mengusung tema “Bukan Menjadi Sempurna, tetapi Menjadi Bermakna”, kegiatan tersebut diikuti 95 peserta. Seminar menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi para guru dan orang tua untuk memahami kebutuhan anak berkebutuhan khusus sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, hingga sesi konsultasi bersama narasumber. Hadir sebagai narasumber Iin Indriyani dari Konsultan Rumah Indira serta dr. Rahmadi Iwan Guntoro, Sp.P., yang juga merupakan orang tua dari anak berkebutuhan khusus.
Melalui seminar ini, para orang tua diajak memahami pentingnya pola asuh yang tepat, pendekatan yang sesuai, serta dukungan berkelanjutan dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Saipul Bakhri, Camat Riau Silip Sukma Aditya, Kepala UPTD SD Negeri 1 Riau Silip, para guru, serta orang tua anak berkebutuhan khusus.
Menguatkan Peran Guru dan Orang Tua
Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, mengapresiasi langkah PT TIMAH yang telah menghadirkan ruang edukasi bagi guru dan orang tua anak berkebutuhan khusus.
“Kita dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung sangat mengapresiasi langkah PT TIMAH dengan memberikan wadah edukasi untuk guru dan orang tua anak berkebutuhan khusus. Kegiatan seperti ini perlu kita lakukan lebih masif lagi, sehingga penyebaran informasi dan edukasi lebih merata ke seluruh wilayah,” ujar Saipul.
Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya orang tua dan tenaga pendidik, agar mampu memberikan pendampingan yang tepat bagi anak berkebutuhan khusus.
Senada dengan itu, Camat Riau Silip Sukma Aditya mengatakan seminar tersebut telah lama dinantikan oleh para guru dan orang tua ABK di wilayahnya.
Saat ini tercatat sebanyak 123 anak berkebutuhan khusus berada di Kecamatan Riau Silip. Oleh karena itu, kegiatan edukasi seperti seminar dinilai membawa manfaat besar bagi para orang tua maupun tenaga pendidik.
“Kegiatan edukasi ini sangat kami harapkan dan antusias diikuti. Seminar ini sangat bermanfaat bagi para guru dan orang tua untuk terus memberikan motivasi dan pendekatan kepada anak agar bisa tumbuh dengan pendidikan dan kasih sayang yang luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh melalui seminar tersebut dapat menjadi bekal tambahan bagi para orang tua dalam menerapkan pola asuh dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Menumbuhkan Harapan melalui Edukasi
Salah seorang peserta, Febri Irawan, yang merupakan orang tua sekaligus tenaga pengajar, menyambut baik seminar yang diselenggarakan PT TIMAH. Menurutnya, menjadi orang tua dari anak penyandang disabilitas memerlukan kesabaran, pengetahuan, serta dedikasi yang kuat.
“Seminar ini bagi kami sebagai guru dan orang tua, kalau bahasa kita itu seperti dapat durian jatuh. Narasumber ahli yang dihadirkan PT TIMAH membantu kami mematangkan dalam menerapkan pola asuh yang lebih baik lagi ke depannya,” kata Febri.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh melalui seminar tersebut dapat diterapkan secara langsung dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.
Sebelumnya, PT TIMAH juga telah menggelar seminar serupa pada tahun lalu yang manfaatnya telah dirasakan oleh para orang tua, guru, dan anak berkebutuhan khusus. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya pendidikan yang inklusif. (Rz)




