PT TIMAH Perkuat Reputasi Korporasi, Raih Penghargaan Best Corporate Media Impact 2026

JAKARTA – PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Best Corporate Media Impact 2026 in Increasing Production Volume through Business Diversification dalam ajang Indonesia Corporate Media Impact Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Department Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/6/2026).

Indonesia Corporate Media Impact Awards 2026 merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil membangun eksposur media secara efektif, menjaga reputasi korporasi, serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan di tengah dinamika komunikasi yang semakin kompetitif.

Mengusung tema “Amplifying Brand Impact Through Measurable Media Presence”, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan bagi perusahaan yang mampu menjadikan komunikasi publik sebagai instrumen strategis dalam mendukung keberlanjutan usaha.


Pengakuan atas Dampak Komunikasi Korporasi

Batik Khas Kundur Menjadi Harapan Baru, PT TIMAH Perkuat Kemandirian Pelaku UMKM

CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group, Muhamad Ihsan, mengatakan bahwa komunikasi korporasi pada masa kini tidak lagi sekadar menjadi sarana penyampaian informasi, melainkan telah berkembang menjadi faktor penting yang memengaruhi persepsi publik terhadap sebuah perusahaan.

Menurutnya, perusahaan yang mampu mengelola komunikasi secara efektif akan memiliki keunggulan dalam membangun reputasi sekaligus menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi digital.

Ihsan menjelaskan bahwa Indonesia Corporate Media Impact Awards 2026 disusun berdasarkan riset yang mengombinasikan dua aspek utama, yakni Corporate Performance dan Media Monitoring. Hasil riset menunjukkan bahwa 66 persen perusahaan mencatatkan pertumbuhan aset positif, sementara 58 persen perusahaan berhasil meningkatkan pendapatan dibandingkan periode sebelumnya.

“Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan fundamental bisnis yang kuat cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membangun eksposur media yang relevan dan berdampak,” ujarnya dikutip dari Warta Ekonomi.

Dari total 210 perusahaan yang dipantau, sebanyak 197 perusahaan memenuhi kriteria penilaian. Setelah melalui proses verifikasi, pendalaman data, dan evaluasi secara komprehensif terhadap aspek kinerja korporasi serta efektivitas eksposur media, para penerima penghargaan kemudian ditetapkan.

PT TIMAH Perkuat Komitmen Hijau Melalui Reklamasi Lahan dan Rehabilitasi Ekosistem

”Saya mengucapkan selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Hasil riset kami menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan ini berhasil menciptakan dampak media yang positif dan terukur, sehingga layak mendapatkan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih,” kata Ihsan.


Reputasi dan Kepercayaan Menjadi Fondasi

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika periode 2021–2024, Usman Kansong, menegaskan bahwa branding, reputasi, dan kepercayaan publik merupakan tiga unsur yang saling berkaitan serta menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis di era digital.

“Branding akan membentuk reputasi, dan reputasi pada akhirnya menentukan tingkat kepercayaan publik. Kepercayaan hanya dapat dibangun ketika apa yang disampaikan perusahaan selaras dengan apa yang dilakukan,” kata Usman.

Usman mengingatkan bahwa dibutuhkan konsistensi yang baik dalam mengelola komunikasi publik agar mampu meningkatkan reputasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Program PPM PT TIMAH Jadi Penggerak Ekonomi, Pendidikan, dan Ketahanan Masyarakat

“Karena itu, media monitoring menjadi sangat penting. Perusahaan harus mampu membaca berbagai sinyal yang muncul di ruang publik agar dapat mengantisipasi potensi krisis komunikasi sejak dini,” ujarnya. (Rz)

Bagikan