Pancasila Jangkar Moral Bangsa, Pemkot Pangkalpinang Perkuat Semangat Kebangsaan

PANGKALPINANG – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi momentum bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Pangkalpinang, untuk kembali meneguhkan semangat persatuan serta mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang disampaikan oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (1/6/2026).

“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi turbulensi global. Indonesia bukan hanya penonton dalam percaturan dunia, tetapi memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujar Wali Kota.

Amanat tersebut juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi hendaknya berjalan seiring dengan penguatan moral serta karakter bangsa. Generasi muda diminta menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar hafalan atau simbol yang terpajang di ruang-ruang kantor.


Menjaga Warisan Para Pendiri Bangsa

Iduladha 2026, PT TIMAH Salurkan 281 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Berbagai Wilayah

Usai upacara, Wali Kota Pangkalpinang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para pendiri bangsa, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Hari ini kita memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945. Tentu kita mengenang para pencetus dan pendiri bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta, serta tokoh-tokoh lainnya yang telah meletakkan dasar negara Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus senantiasa dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan yang kian kompleks.

Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup hanya sebatas teori, melainkan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Generasi muda harus memahami secara mendalam makna Pancasila, kemudian mampu menerapkan dan menjalankan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sehari-hari,” katanya.

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Hidayat Arsani Ingatkan Pentingnya Persatuan di Tengah Tantangan


Menumbuhkan Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan

Wali Kota mencontohkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti hidup rukun dalam keberagaman, memperkuat budaya gotong royong, membangun solidaritas, serta membiasakan kerja sama dalam tim.

“Kita ingin anak-anak muda kita bisa hidup berdampingan dengan baik, saling menghargai, saling membantu, kompak, dan mampu bekerja bersama. Nilai-nilai seperti ini sangat penting karena tantangan yang akan mereka hadapi ke depan semakin berat dan kompleks,” ujarnya.

Ia menilai kemampuan berkolaborasi, menjaga persatuan, serta mengedepankan kepentingan bersama merupakan cerminan nyata pengamalan Pancasila yang perlu terus ditanamkan sejak dini.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa kekuatan Indonesia tidak hanya terletak pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kokohnya nilai-nilai kebangsaan yang mampu mempersatukan keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PT TIMAH Kompak Peringati Hari Lahir Pancasila, Semangat Persatuan Menggema di Seluruh Area Operasi

Dengan semangat Pancasila, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap lahir generasi yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa gotong royong, serta siap menjaga persatuan dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, adil, dan bermartabat. (Rz)

Bagikan