PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menggulirkan bantuan pangan bagi masyarakat melalui program Badan Pangan Nasional untuk periode Februari-Maret 2026. Bantuan tersebut disalurkan kepada 6.203 keluarga penerima manfaat di tiga kecamatan sebagai ikhtiar membantu kebutuhan warga sekaligus menjaga kestabilan ekonomi daerah.
Warga penerima berasal dari Kecamatan Tamansari, Gabek, dan Girimaya yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5 sesuai data penerima bantuan pemerintah.
Didampingi Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Wali Kota Pangkalpinang Profesor Saparudin Masyarif menghadiri kegiatan penyaluran bantuan sosial pangan cadangan di Kelurahan Opas Indah, Kota Pangkalpinang, Senin (25/5/2026).
Rincian penerima bantuan meliputi Kecamatan Gabek sebanyak 2.304 keluarga penerima manfaat, Kecamatan Tamansari sebanyak 2.238 keluarga penerima manfaat, serta Kecamatan Girimaya sebanyak 1.661 keluarga penerima manfaat.
Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras Bulog dan 4 liter minyak goreng MinyaKita untuk periode Februari hingga Maret 2026, atau masing-masing 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulan.
Menjaga Kebutuhan Rakyat
Saparudin mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok ekonomi rentan.
“Ini tentu dalam upaya pemerintah pusat meringankan beban masyarakat, dan tentu yang berhak menerima adalah masyarakat dari desil 1 sampai 5,” ujar Saparudin kepada awak media, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, bantuan pangan itu juga menjadi langkah pemerintah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada kebutuhan pokok masyarakat di Kota Pangkalpinang.
“Ini juga merupakan upaya kita untuk menuntaskan inflasi di Kota Pangkalpinang. Dengan adanya bantuan ini masyarakat terbantu, sehingga yang sebelumnya harus belanja beras menjadi tidak perlu lagi untuk sementara waktu,” katanya.
Sebelumnya, penyaluran bantuan pangan sempat mengalami keterlambatan karena masih menunggu konfirmasi dari pihak Bulog.
Meski demikian, Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan distribusi bantuan kembali berjalan secara bertahap sesuai ketersediaan pasokan.
Penyaluran Terus Dilanjutkan
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri, mengatakan pada hari tersebut penyaluran bantuan dilakukan di Kecamatan Tamansari dan Girimaya, sedangkan Kecamatan Gabek telah lebih dahulu selesai disalurkan.
“Hari ini kita menyalurkan di dua kecamatan, yang pertama Kecamatan Tamansari dan kedua Kecamatan Girimaya. Sebelumnya Kecamatan Gabek sudah selesai,” kata Yiyi.
Ia menjelaskan, hingga saat ini total penerima manfaat yang telah menerima bantuan pangan di Kota Pangkalpinang mencapai 10.111 keluarga penerima manfaat dari empat kecamatan, termasuk Kecamatan Bukit Intan yang sebelumnya telah menerima bantuan lebih dahulu.
“Total yang sudah kita salurkan ada empat kecamatan. Yang pertama kemarin Bukit Intan, jadi total penerima manfaat yang sudah menerima itu sebanyak 10.111,” jelasnya.
Untuk kecamatan lain yang belum menerima bantuan, pemerintah daerah masih menunggu koordinasi lanjutan bersama Bulog terkait penugasan distribusi berikutnya dari pemerintah pusat.
“Karena Bulog masih menunggu penugasan kembali. Penugasan pertama ini hanya sampai 31 Mei, dan mereka masih menunggu penugasan selanjutnya dari Badan Pangan Nasional,” ujarnya. (Rz)






