Kebutuhan Darah Masih Tinggi, Donor Darah PT TIMAH di Koba Himpun 55 Kantong untuk RSUD Bangka Tengah

BANGKA TENGAH – Rangkaian Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH (Persero) Tbk yang berlangsung di Kabupaten Bangka Tengah berhasil menghimpun sebanyak 55 kantong darah. Melalui kegiatan tersebut, PT TIMAH mengajak masyarakat berbagi kepedulian untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Kegiatan donor darah yang mengusung tema ‘Timah Untuk Rakyat’ itu dilaksanakan di Gedung Serbaguna Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (29/7/2026). Kehadirannya pun memperoleh sambutan penuh antusias dari masyarakat.

Seluruh darah yang terkumpul disalurkan ke bank darah RSUD Bangka Tengah guna membantu memenuhi kebutuhan sekaligus menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat.

Menjaga Persediaan Darah bagi Masyarakat

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kebutuhan darah di Bangka Tengah masih terbilang tinggi. Oleh sebab itu, kegiatan donor darah yang melibatkan berbagai pihak sangat diperlukan untuk menjaga persediaan agar senantiasa tersedia.

HUT ke-50 PT TIMAH Penuh Berkah, Ratusan Paket Makanan Dibagikan kepada Santri di Tiga Pondok Pesantren Bangka Selatan

“Donor darah ini, kalau tidak kita adakan kegiatan-kegiatan seperti ini, mungkin kita agak kesulitan. Syukur alhamdulillah PT TIMAH menyelenggarakan kegiatan ini di Bangka Tengah. Mudah-mudahan kekurangan darah kita bisa terpenuhi,” ujar Efrianda.

Bagi para pendonor, kegiatan tersebut bukan semata-mata menjadi kesempatan untuk membantu sesama, melainkan pula menghadirkan pengalaman yang meninggalkan kesan.

Salah seorang pendonor, Axnes Novestia (30), mengetahui adanya kegiatan donor darah PT TIMAH melalui media sosial, terutama WhatsApp. Terdorong untuk ikut memberikan manfaat, Axnes kemudian memberanikan diri mendonorkan darah untuk pertama kalinya.

“Saya mendapat informasi dari media sosial, khususnya WhatsApp, bahwa ada kegiatan bakti sosial dari PT TIMAH. Saya kemudian ikut menjadi pendonor. Ini pertama kalinya saya donor darah,” kata Axnes.

Sebelum proses donor dimulai, Axnes mengaku sempat gugup dan berdebar. Ia bahkan merasa khawatir akan rasa sakit serta proses pengambilan darah yang harus dijalani.

Namun, segala kekhawatiran itu perlahan sirna ketika proses donor berlangsung. Menurutnya, para petugas memberikan rasa nyaman sehingga dirinya dapat mendonorkan darah dengan tenang.

Axnes memandang kegiatan donor darah yang diselenggarakan PT TIMAH membawa manfaat besar karena darah yang dihimpun dapat menolong masyarakat yang memerlukannya.

“Menurut saya kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi penerima bakti sosial. Semoga darah yang kami donorkan dapat menjadi sarana kesembuhan atau pemulihan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.


Pengalaman Berharga dalam Semangat Kemanusiaan

Pendonor lainnya, Ike, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti donor darah yang diselenggarakan PT TIMAH.

Tak Cuma Belajar Teori, 48 Mahasiswa Teknik Pertambangan Unsri Saksikan Proses Penambangan hingga Peleburan di PT TIMAH

Meski telah cukup sering mendonorkan darah, Ike merasa gembira dapat kembali mengambil bagian dalam kegiatan sosial itu. Ia turut mengapresiasi pelayanan para petugas yang dinilainya ramah dan senantiasa membantu pendonor selama proses berlangsung.

“Kalau saya baru pertama ikut donor darah di kegiatan PT TIMAH. Kesannya Alhamdulillah senang, petugasnya ramah-ramah dan sangat membantu,” ujarnya.

Menurut Ike, ketersediaan stok darah memegang arti penting, terutama dalam keadaan darurat ketika masyarakat membutuhkan transfusi dengan segera. Atas alasan itu, ia berharap kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ketersediaan kantong darah sangat penting untuk kondisi darurat. Biasanya sulit kalau harus mencari pendonor yang siap. Semoga ke depannya lebih baik, semakin bagus, dan bisa bertemu kembali di kegiatan selanjutnya,” katanya.

Pandangan senada disampaikan Asep. Ia menilai donor darah bukan hanya menjadi wujud kepedulian terhadap sesama, tetapi juga kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat bagi pendonor sepanjang dilaksanakan sesuai persyaratan kesehatan.

“Selain bentuk kemanusiaan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi diri sendiri. Setelah memenuhi syarat, donor darah bisa menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan sekaligus membantu orang lain,” kata Asep.

Ia mengajak masyarakat yang telah memenuhi persyaratan agar tidak ragu menjadi pendonor. Menurutnya, semakin banyak warga yang berpartisipasi secara rutin, semakin besar pula peluang untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi mereka yang membutuhkan.

Asep berharap kegiatan sosial yang diselenggarakan PT TIMAH dapat senantiasa berlanjut dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. (Rz)

Bagikan