BANGKA SELATAN – Antusiasme masyarakat terhadap khitanan massal gratis yang digelar PT TIMAH (Persero) Tbk dalam rangka Bulan Bakti Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 begitu tinggi. Di Kabupaten Bangka Selatan, kuota peserta yang semula disiapkan untuk 100 anak bahkan terlampaui, dengan total 111 anak mengikuti khitanan massal di Kantor PT TIMAH Area Bangka Selatan, Toboali, Kamis (30/7/2026).
Khitanan massal tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH yang mengusung tema “Timah untuk Rakyat”. Kegiatan ini digelar di wilayah operasional perusahaan sebagai wujud kepedulian sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari banyaknya orang tua yang mengantarkan putra mereka untuk mengikuti khitanan massal. Meski jumlah peserta melampaui kuota awal, seluruh anak tetap dapat terlayani dan mengikuti proses khitanan secara gratis.
Antusiasme Warga Tuai Apresiasi
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, mengapresiasi pelaksanaan khitanan massal yang digelar PT TIMAH. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa program sosial perusahaan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
“Saya salut sama PT TIMAH karena bentuk kepeduliannya sangat kental. Kegiatannya sangat menyentuh hati masyarakat kita dan kegiatan ini rutin setiap tahunnya. Kami pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan yang sudah sangat bagus sekali ini,” ujar Debby.
Ia juga mengaku senang melihat tingginya antusiasme para orang tua yang membawa anak-anak mereka mengikuti khitanan massal. Bahkan, jumlah peserta yang mencapai 111 anak melampaui target awal sebanyak 100 peserta.
“Targetnya hanya untuk 100 orang, tapi yang mau 111 orang. Walaupun begitu, ini bisa diakomodir sama PT TIMAH,” tambahnya.
Ringankan Beban, Hadirkan Kebahagiaan
Kebahagiaan juga dirasakan Emelia, salah seorang orang tua peserta. Ia mengaku bersyukur karena putranya yang berusia tujuh tahun dapat mengikuti khitanan massal yang diselenggarakan PT TIMAH.
Menurutnya, proses khitanan berjalan lancar dan sang anak tidak mengalami kendala. Bahkan, keputusan mengikuti khitanan merupakan keinginan putranya sendiri.
“Senang rasanya, alhamdulillah berjalan lancar. Anak pun enggak rewel karena dikhitan ini juga atas permintaannya. Jadinya kami tenang juga,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Megawati yang mendampingi putranya, Akai (10), mengikuti khitanan massal. Ia mengaku sempat merasa gugup sebelum proses khitanan dimulai.
“Senang campur gugup rasanya, emaknya yang gugup. Tapi setelah sudah selesai jadi tenang,” kata Megawati.
Sementara itu, Akai justru menunjukkan keberanian setelah menjalani proses khitanan. Ia bahkan mengajak anak-anak lain agar tidak takut menjalani khitan.
“Buat yang mau sunat jangan takut, beranikan dirilah untuk disunat,” ajaknya.
Bagi Megawati, program khitanan massal gratis juga memberikan manfaat besar dari sisi ekonomi. Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup, layanan tersebut membantu keluarga mengurangi pengeluaran.
“Iya sangat meringankan beban ekonomi untuk zaman sekarang ini. Ya bersyukurlah ada kegiatan dari PT TIMAH ini tiap tahun. Ini sangat membantu bagi saya pribadi,” ungkapnya.
Perkuat Sinergi untuk Masyarakat
Lurah Toboali, Nadi Martika, turut menilai khitanan massal tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu meringankan beban keluarga.
“Dengan kegiatan khitanan massal ini anaknya merasa terbantu dan tentunya dapat mengurangi beban keluarga mereka. Kalaupun harus bayar, dari segi ekonomi juga membantu,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi PT TIMAH yang terus menghadirkan berbagai program sosial bagi masyarakat Bangka Selatan dari tahun ke tahun.
“Kalau konsistensi PT TIMAH ini saya lihat dari tahun ke tahun tidak berubah. Support luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, kontribusinya juga luar biasa,” katanya.
Memasuki usia ke-50 tahun, Nadi berharap PT TIMAH terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat agar berbagai program sosial yang dijalankan semakin luas manfaatnya.
“Harapan saya semoga PT TIMAH makin jaya, makin sukses, teruslah berkolaborasi, teruslah membangun masyarakat kita yang ada di Bangka Selatan ini. Semoga program-programnya pun dapat selalu memberi manfaat bagi masyarakat,” harapnya. (Rz)




