PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Pulau Rengit Melalui Green Ecosystem Technopark Berbasis Energi Baru Terbarukan

KABUPATEN BELITUNG – Pulau Rengit kini menikmati pasokan listrik selama 24 jam berkat inovasi Green Ecosystem Technopark yang dikembangkan PLN. Melalui pemanfaatan energi surya, sistem baterai, dan hidrogen dalam satu kesatuan sistem, kawasan ini menjadi yang pertama dan satu-satunya yang menerapkan pemanfaatan energi baru terbarukan dengan konsep tersebut.

Hadirnya inovasi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih andal sekaligus ramah lingkungan. Upaya tersebut juga memperlihatkan komitmen dalam mendorong pemanfaatan energi bersih sebagai bagian dari penguatan sistem ketenagalistrikan di berbagai wilayah.

Menguatkan Listrik Berbasis Energi Bersih

Pemanfaatan Green Ecosystem Technopark di Pulau Rengit menjadi tonggak penting dalam pengembangan energi baru terbarukan. Perpaduan energi surya, sistem penyimpanan daya melalui baterai, serta teknologi hidrogen menghadirkan sistem kelistrikan yang mampu memberikan pasokan listrik secara berkelanjutan selama 24 jam.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa pemanfaatan energi baru terbarukan dapat menjadi solusi dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih bersih, efisien, dan andal bagi masyarakat.

PLN Electric Run 2026 Diserbu Peserta, Special Ticket Sold Out dan Penjualan Early Bird Resmi Dimulai Lewat PLN Mobile


Mendorong Transisi Energi Berkelanjutan

Keberhasilan pengembangan Green Ecosystem Technopark di Pulau Rengit juga menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi energi menuju pemanfaatan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Selain memperkuat sistem kelistrikan, inovasi tersebut turut mendukung perluasan elektrifikasi di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

Melalui langkah ini, PLN terus menghadirkan inovasi dalam pengembangan energi baru terbarukan guna mendukung terciptanya sistem kelistrikan nasional yang lebih berkelanjutan, sekaligus memperluas akses listrik yang andal bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. (Rz)

Bagikan

×
×