PANGKALPINANG – Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan PT TIMAH (Persero) Tbk melalui berbagai program sosial. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan biaya pengobatan bagi warga yang membutuhkan di wilayah operasional perusahaan.
Bantuan tersebut diberikan sebagai ikhtiar untuk meringankan beban keluarga yang tengah menghadapi persoalan kesehatan, terutama dalam memenuhi berbagai kebutuhan penunjang selama proses pengobatan berlangsung.
Salah seorang penerima manfaat bantuan biaya pengobatan dari PT TIMAH ialah Zilvina Adelia Azelia, balita berusia tiga tahun asal Kota Pangkalpinang yang didiagnosis mengalami epilepsi.
Harapan Menyambut Ikhtiar Pengobatan
Ibu Zilvina, Yanti Arisandi, mengatakan dirinya telah beberapa kali membawa sang anak berobat ke sejumlah rumah sakit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Namun, pengobatan yang dijalani belum membuahkan hasil sehingga dokter menyarankan agar Zilvina menjalani pemeriksaan dan pengobatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang.
“Kami sudah pergi ke Palembang untuk melakukan pendaftaran. Kami juga mendapat penjelasan dari dokter bahwa anak kami akan menjalani pengobatan intensif untuk memperlancar proses pemeriksaan dan pengobatan,” ujar Yanti.
Ayah Zilvina, Deka Erwandi, mengungkapkan pengobatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli 2026 dan akan menjalani pengobatan selama beberapa pekan.
Menurut Deka, keadaan tersebut menjadi tantangan bagi keluarganya karena membutuhkan biaya transportasi, akomodasi, hingga pembelian obat-obatan yang tidak ditanggung rumah sakit. Sementara itu, kemampuan ekonomi keluarga mereka masih terbatas.
“Bantuan yang kami terima dari PT TIMAH ini nantinya akan digunakan untuk biaya transportasi dan akomodasi, dan membeli obat,” kata Deka.
Doa untuk Kesembuhan Buah Hati
Bantuan biaya pengobatan tersebut diharapkan dapat membantu Zilvina menjalani rangkaian pengobatan dengan lebih baik. Kedua orang tuanya pun berharap sang buah hati segera pulih sehingga dapat kembali beraktivitas dan tumbuh sehat seperti anak-anak seusianya.
“Terima kasih banyak kepada PT TIMAH yang telah mendukung pengobatan anak kami melalui bantuan biaya pengobatan ini. Hasil pekerjaan kami sebagai orang tua belum mampu menanggung seluruh biaya yang dibutuhkan. Semoga PT TIMAH semakin sukses ke depannya,” ujar Deka. (Rz)





