Lewati ke konten utama
Lawang Pos
★★★★★ Official app

PT TIMAH Perluas Panggung UMKM Bangka Belitung, Babel Day Jadi Jalan Mitra Binaan Mengenalkan Produk ke Pasar Baru

Share:

JAKARTA – Ikhtiar memperluas pasar sekaligus mengenalkan produk UMKM asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus digalakkan PT TIMAH (Persero) Tbk. Salah satu langkah itu diwujudkan dengan memboyong para mitra binaan dalam gelaran Babel Day yang berlangsung pada 12-16 Agustus 2026 di Main Atrium Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi sejumlah pelaku UMKM mitra binaan PT TIMAH untuk memperkenalkan aneka produk unggulan khas Bangka Belitung kepada masyarakat di luar daerah. Beragam hasil karya turut ditampilkan, mulai dari produk kuliner hingga fashion.

Bagi para pelaku UMKM, keikutsertaan dalam pameran ini bukan semata mengejar hasil penjualan. Momentum tersebut turut dimanfaatkan untuk menguatkan branding, membuka jejaring yang lebih luas, serta mengenalkan kepada pengunjung cerita dan filosofi yang tersimpan di balik produk-produk lokal Bangka Belitung.

Membawa Kisah Bangka Belitung Lewat Karya

Salah satu mitra binaan PT TIMAH yang mengambil bagian dalam Babel Day ialah Sepiak Belitung. UMKM tersebut membawa sejumlah produk, seperti kain batik, vas, outer, dan syal.

Feby dari Sepiak Belitung mengatakan antusiasme pengunjung cukup terasa, terutama dari masyarakat asal Bangka Belitung yang berada di Jakarta. Menurutnya, manfaat pameran dari sisi promosi dan branding cukup signifikan.

“Memang cukup ramai, terutama dari orang-orang asli Babel. Kalau dari sisi omzet pameran belum terlalu ramai, tetapi dari sisi branding dan promosi sangat membantu karena kami bisa bertemu pengunjung baru,” ujar Feby.

Pertemuan secara langsung dengan konsumen, menurut Feby, memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk menerangkan identitas dan filosofi yang terkandung di balik setiap produk. Dengan demikian, pengunjung tidak sekadar melihat hasil karya, tetapi turut mengenal cerita tentang budaya dan kekayaan alam Bangka Belitung yang menyertainya.

Salah satu yang diperkenalkan Sepiak Belitung ialah motif daun simpor yang menjadi ciri khas produk batiknya. Filosofi serta karakter daun simpor menjadi bagian dari kisah yang disampaikan kepada setiap pengunjung.

“Motif kami sudah banyak berkembang. Ada motif batu satam dan kami juga pernah berkolaborasi untuk membuat salah satu produk dengan motif tersebut,” katanya.

Feby menilai pameran yang mempertemukan pelaku usaha dan konsumen secara langsung memberi manfaat tersendiri. Calon konsumen dapat menyaksikan kualitas produk secara nyata, mulai dari bahan, tekstur, warna, hingga detail yang terkadang tidak dapat ditampilkan secara maksimal melalui media sosial.

“Ini sangat membantu karena kami bisa langsung menunjukkan kualitas produk, sekaligus bercerita dan memberikan edukasi tentang filosofinya. Ada peluang bertemu bukan hanya wisatawan lokal, tetapi juga pengunjung dari mancanegara,” ujarnya.

Karena itu, Feby berharap kegiatan promosi seperti Babel Day dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Baginya, ruang semacam ini membuka kesempatan bagi UMKM daerah untuk membawa produknya menuju pasar yang lebih luas.

“Menurut saya penting agar kegiatan seperti ini terus berkembang. Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, produk kita lebih banyak dikenal di daerah. Dengan pameran seperti ini, orang jadi lebih mengenal Bangka Belitung. Terima kasih PT TIMAH yang telah memberikan kesempatan ini,” ujarnya.

Batik Pakis Menyapa Pasar di Luar Daerah

Sementara itu, Siti Dawiyah, mitra binaan yang memiliki brand Batik Pakis, turut memanfaatkan Babel Day sebagai ruang untuk memperkenalkan produk batik khas Bangka Belitung.

Dalam pameran tersebut, Siti Dawiyah membawa beragam produk, mulai dari bahan batik, baju, syal, stanjak, hingga rok. Dari sisi penjualan, Siti mengaku telah mendapatkan transaksi selama mengikuti pameran.

Menurut Siti, kesempatan tampil dalam pameran di luar daerah memberikan manfaat bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada konsumen baru sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.

“Tentunya sangat membantu untuk promosi karena orang luar daerah bisa mengenal batik Babel. Kami juga sangat terbantu untuk bisa berjualan di luar daerah,” katanya.

Siti menambahkan, Batik Pakis sebelumnya juga pernah mengikuti pameran yang difasilitasi PT TIMAH di Solo sekitar empat tahun lalu. Ia pun mengapresiasi langkah PT TIMAH yang terus memberikan dukungan kepada UMKM. (Rz)

Sumber: lawangpos.com
Share:

Berita Lainnya

Bangka Belitung Diecast Gelar Fun Race Hot Wheels di Fest Kopi, Hadirkan Diorama hingga Turnamen PES Wali Kota Pangkalpinang Resmi Luncurkan PKP SMART, Warga Kini Bisa Akses Beragam Layanan Pemerintah Lewat Satu Aplikasi

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Warta PT TimahWarta PT Timah