Bangka Barat, lawangpos.com – Komitmen PT TIMAH (Persero) Tbk dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali terlihat melalui pemanfaatan Wisma Majapahit di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Setiap kali kegiatan digelar dan menghadirkan keramaian, kawasan Wisma Majapahit yang merupakan aset PT TIMAH kerap menjelma menjadi ruang yang memberi manfaat bagi para pelaku UMKM untuk menambah penghasilan. Pedagang makanan, minuman, hingga kerajinan memanfaatkan hadirnya pengunjung untuk menawarkan hasil usaha mereka.
Pada kegiatan pelepasan siswa SMA Negeri 1 Mentok yang berlangsung Selasa (5/5/2026), puluhan pelaku UMKM kembali tampak memadati area sekitar gedung untuk berjualan.
Ruang Usaha di Tengah Keramaian
Salah seorang pedagang, Irya, yang menjajakan buket, mengaku kegiatan di Wisma Majapahit membawa dampak positif terhadap penjualannya.
“Omzet yang kami terima lumayan, penjualan berjalan baik dan lancar,” ujarnya.
Sebagai pedagang musiman, ia menyampaikan bahwa PT TIMAH telah memberikan arahan serta pengaturan lokasi berjualan agar aktivitas usaha tetap tertib dan nyaman.
“Kami sudah diinformasikan lokasi berjualannya. Memang tidak diperbolehkan di dalam gedung, jadi kami mencari tempat yang diizinkan dan aman,” katanya.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas kemudahan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH karena telah mempermudah kami pelaku UMKM untuk berjualan di sini. Sudah diberikan tempat, gratis pula,” tambahnya.
Manfaat Ekonomi yang Terasa
Hal serupa disampaikan Sonia, pedagang minuman yang kerap memanfaatkan momentum kegiatan di Wisma Majapahit untuk berjualan.
“Kalau ada kegiatan dan diberikan izin oleh PT TIMAH, saya selalu berjualan di sini. Pengunjung biasanya ramai dan waktunya cukup panjang untuk berdagang. Untungnya lumayan, bisa membantu ekonomi keluarga,” katanya.
Menurut Sonia, selama berjualan di kawasan tersebut, para pedagang merasakan suasana yang aman dan nyaman.
“Berdagang di sini aman, tenang, fasilitas ada, dan tidak ada pungutan apa pun dari pihak mana pun,” ujarnya.
Menjadi Magnet Ekonomi Masyarakat
Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Barat, H. Yus Derahman, menilai keberadaan Gedung Majapahit milik PT TIMAH telah menjadi daya tarik ekonomi bagi masyarakat, khususnya para pedagang kecil.
“Setiap ada keramaian, pedagang pasti berkumpul. Itulah magnet rezeki. Gedung Majapahit PT TIMAH ini menjadi daya tarik bagi pedagang untuk menjajakan dagangannya. Kita berharap kegiatan seperti ini memberi dampak positif terhadap ekonomi masyarakat,” kata Yus Derahman usai menghadiri pelepasan siswa Angkatan ke-38 SMA Negeri 1 Mentok.
Selain pada momentum kegiatan tersebut, PT TIMAH juga kerap melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan, baik dalam bidang kuliner maupun produk lainnya, sehingga peluang usaha terus terbuka bagi masyarakat sekitar. (Rz)






