Lewati ke konten utama
Lawang Pos
★★★★★ Official app

Mengalirkan Manfaat di HUT ke-50, PT TIMAH Gelar Khitan Gratis untuk 563 Anak dari Bangka hingga Jakarta

Share:

PANGKALPINANG – Semarak Bulan Bakti dalam rangka memperingati HUT ke-50 PT TIMAH (Persero) Tbk diisi dengan beragam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui program khitanan massal gratis yang diikuti sebanyak 564 anak di sejumlah wilayah operasional perusahaan.

Bulan Bakti HUT ke-50 PT TIMAH yang mengusung tema ‘Timah untuk Rakyat’ itu tidak hanya menghadirkan khitanan massal. Rangkaian kegiatan turut diisi dengan donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Khitanan massal PT TIMAH dilaksanakan di sejumlah daerah, yakni Sungailiat dan Belinyu, Kabupaten Bangka; Koba, Kabupaten Bangka Tengah; Toboali, Kabupaten Bangka Selatan; Mentok, Kabupaten Bangka Barat; Kundur, Kepulauan Riau; serta Jakarta.

Kegiatan khitanan massal telah menjadi program rutin yang dilaksanakan PT TIMAH dalam memperingati hari jadi perusahaan. Kehadirannya bahkan menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat.

Bagi anak-anak yang menjadi peserta beserta keluarganya, kegiatan tersebut bukan semata-mata menghadirkan layanan kesehatan secara cuma-cuma. Di baliknya, tersimpan kebahagiaan sekaligus manfaat yang membantu meringankan pengeluaran keluarga.

Senyum Alwi Seusai Menjalani Khitan

Salah seorang peserta yang merasakan kegembiraan itu ialah Alwi, siswa kelas VI SD Negeri 007 Sawang, Kabupaten Karimun. Wajahnya tampak semringah, meski sesekali rasa gugup masih terlihat menjelang dirinya mengikuti khitanan massal.

“Senang bisa ikut khitan di PT TIMAH. Apalagi saya diizinkan libur sekolah sampai sembuh. Terima kasih PT TIMAH sudah mengkhitan saya,” ujar Alwi.

Selepas menjalani proses khitan, senyum kembali terpancar dari wajah Alwi. Dalam suasana penuh suka cita itu, ia pun berkisah tentang cita-citanya kelak untuk menjadi seorang prajurit TNI.

Meringankan Pengeluaran Keluarga

Manfaat program khitanan massal gratis PT TIMAH turut dirasakan keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Bagi mereka, layanan tersebut menjadi pertolongan yang berarti dalam memenuhi salah satu kebutuhan anak.

Salah satunya dirasakan Desi Alena Suharini (40), warga Kelurahan Tanjung, Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sejak suaminya meninggal dunia sembilan tahun silam, Desi harus membesarkan empat anak seorang diri.

Dalam mencukupi kebutuhan keluarganya, Desi menggantungkan penghasilan dari usaha laundry. Keadaan tersebut membuat biaya khitan menjadi salah satu kebutuhan yang belum dapat diprioritaskan.

Karena itu, rasa syukur menyertai Desi ketika mengetahui adanya program khitanan massal gratis yang digelar PT TIMAH. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkannya dengan membawa sang anak untuk mengikuti kegiatan.

“Alhamdulillah, bisa mengkhitankan anak dan memenuhi permintaannya. Sebelumnya belum bisa karena belum ada biaya untuk sunat. Khitanan gratis ini sangat membantu ekonomi kami yang hanya bekerja di laundry,” ungkap Desi.

Menurutnya, program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat memiliki arti besar bagi keluarga seperti dirinya. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Harapannya program ini bisa terus dijalankan karena sangat bermanfaat untuk masyarakat kurang mampu seperti kami. Terima kasih banyak PT TIMAH, semoga mendapat berkah dari Allah,” katanya.

Suka Cita Keluarga di Bangka Tengah

Antusiasme terhadap khitanan massal juga terlihat di Kabupaten Bangka Tengah. Sejumlah orang tua menyampaikan rasa syukur karena anak-anak mereka memperoleh kesempatan menjalani khitan tanpa harus mengeluarkan biaya.

Wana menjadi salah seorang di antaranya. Ia mengantarkan putranya, Haikal, untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kebahagiaan dirasakannya karena sang putra dapat menjalani khitan secara gratis. Rasa senang itu bertambah ketika Haikal disebut tidak merasakan sakit selama proses tindakan.

“Luar biasa senang adanya kegiatan ini. Gratis semua prosesnya dan adik juga ikut senang karena enggak merasa sakit,” ujar Wana. (Rz)

Sumber: lawangpos.com
Share:

Berita Lainnya

Di Tengah Diklatda AMPG Babel, Sa’id Aldi Temui Dipo yang Lumpuh 14 Tahun Bangka Belitung Diecast Gelar Fun Race Hot Wheels di Fest Kopi, Hadirkan Diorama hingga Turnamen PES

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Warta PT TimahWarta PT Timah