PANGKALPINANG – Stablecoin USD1 yang diterbitkan oleh World Liberty Financial, usaha kripto milik keluarga Trump, kini menapaki gelanggang yang lebih luas setelah sebelumnya menjadi sorotan dalam peminjaman keuangan terdesentralisasi atau DeFi.
Jejak Mata Uang di Laman Gedung Putih
Ultimate Fighting Championship (UFC) pada Jumat menyampaikan bahwa World Liberty Financial menjadi mitra untuk program bonus penampilan senilai 250.000 dolar AS dalam ajang UFC Freedom 250 yang berlangsung di halaman selatan Gedung Putih pada Minggu, 14 Juni, bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-80 Presiden Donald Trump.
Bonus tersebut dibayarkan kepada para petarung dalam tujuh pertandingan menggunakan stablecoin USD1, sehingga menjadi salah satu penggunaan komersial paling menonjol bagi aset digital tersebut hingga saat ini.
Riak Lama yang Pernah Mengiringi
Langkah memperluas pemanfaatan USD1 hadir beberapa bulan setelah kontroversi peminjaman yang sempat memengaruhi harga token WLFI dan mengguncang sentimen terhadap proyek tersebut di berbagai kalangan.
Perusahaan itu diketahui meminjam lebih dari 75 juta dolar AS dalam bentuk stablecoin dari protokol peminjaman DeFi Dolomite. Dalam skema tersebut, World Liberty Financial menggunakan 3 miliar token tata kelola WLFI sebagai jaminan dan turut menyetorkan USD1 miliknya sendiri sebagai bagian dari pengaturan tersebut.
Peminjaman itu mendorong tingkat pemanfaatan kumpulan USD1 hingga mencapai 93 persen. Akibatnya, para deposan ritel yang meminjamkan USD1 dengan harapan dapat menarik dana sewaktu-waktu tidak dapat melakukannya sebelum pinjaman tersebut dilunasi.
WLFI kemudian melunasi posisi senilai 25 juta dolar AS dan beberapa hari setelahnya mencetak USD1 baru senilai 25 juta dolar AS, seraya mengelola pasokan token tersebut secara aktif hingga April. World Liberty Financial tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar mengenai laporan tersebut.
Perkara Hukum dan Pandangan Pengamat
World Liberty juga tengah menghadapi sengketa hukum dengan Justin Sun, tokoh industri kripto sekaligus pembeli awal token tata kelola WLFI. Justin Sun menggugat perusahaan itu dengan tuduhan telah membekukan kepemilikan asetnya secara tidak semestinya, sementara WLFI mengajukan gugatan balik atas dugaan pencemaran nama baik.
Sejumlah pengamat menilai dampak komersial dari penyelenggaraan acara pada Minggu tersebut cukup jelas.
“Memberikan pembayaran kepada para petarung dalam bentuk stablecoin USD1 pada dasarnya memiliki fungsi ekonomi yang sama seperti memberikan mereka cek,” kata Todd Phillips, pakar kripto dari Klaros Group, kepada The Guardian. “Mengumumkan kepada dunia bahwa pembayaran itu dilakukan menggunakan USD1 terdengar seperti upaya untuk memperkenalkan kepada publik bahwa USD1 telah hadir dan memiliki keterkaitan dengan UFC serta Gedung Putih.”
Pasokan Bertambah dan Izin Perbankan Diupayakan
Jumlah pasokan USD1 yang beredar kini telah tumbuh menjadi sekitar 4,6 miliar dolar AS dari sebelumnya 3,3 miliar dolar AS pada 1 Januari.
Di samping itu, perusahaan juga telah mengajukan permohonan lisensi perbankan kepada Office of the Comptroller of the Currency.
Dalam laporan pengungkapan keuangan Donald Trump, kepemilikannya di World Liberty Financial tercatat bernilai lebih dari 50 juta dolar AS. Sementara itu, pemerintahannya menyatakan tidak terdapat konflik kepentingan dan menegaskan bahwa aset Trump dikelola melalui sebuah perwalian yang dijalankan oleh anak-anaknya. Ikuti analisis, edukasi, dan update terbaru dunia kripto melalui DigiCoreTech. (Rz)






