JAKARTA – Pergantian kepemimpinan terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (PBB) melalui sidang pleno Musyawarah Dewan Partai yang berlangsung di DPP PBB, Jakarta, Rabu (11/3/2026) sore, pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Dalam forum tersebut, Yuri Kemal Fadlullah ditetapkan sebagai Penjabat Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang untuk periode 2025–2030 hingga Muktamar VII pada tahun 2030 mendatang.
Sidang Musyawarah Dewan Partai (MDP) itu dipimpin oleh H. Kasbiransyah dan dihadiri unsur Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pimpinan Wilayah, Badan Otonom, serta Badan Khusus Partai. Forum tersebut menjadi wadah pengambilan keputusan penting bagi keberlanjutan kepemimpinan dan arah organisasi partai.
Sebanyak 22 Dewan Pimpinan Wilayah hadir secara langsung di lokasi sidang, sementara enam Dewan Pimpinan Wilayah lainnya mengikuti jalannya rapat secara virtual. Kehadiran para pimpinan wilayah tersebut menunjukkan tingginya perhatian terhadap arah kepemimpinan serta masa depan partai.
Dalam sidang tersebut, forum Musyawarah Dewan Partai juga memutuskan bahwa Gugum Ridho Putra yang sebelumnya menjabat Ketua Umum dinyatakan berhalangan tetap untuk menjalankan roda organisasi di tingkat Dewan Pimpinan Pusat. Keputusan tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan organisatoris serta musyawarah bersama seluruh peserta sidang pleno.
“Partai Bulan Bintang tidak mengenal Muktamar Luar Biasa,” ujar Ketua DPW PBB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kasbiransyah usai berbuka tadi.

Amanah Kepemimpinan dari Forum Partai
Kasbiransyah yang juga menjadi salah satu pimpinan sidang MDP 2026 dari unsur pimpinan wilayah menyampaikan bahwa Yuri Kemal Fadlullah diyakini sebagai kader muda yang mampu memikul tanggung jawab besar dalam mengarahkan perjalanan partai ke depan.
“Yuri Kemal Fadlullah kami yakini kader muda yang mampu membawa partai ini akan lebih cepat menyiapkan pemilu 2030 dan pemilihan 2031 untuk Provinsi, Kabupetan dan Kota,” jelas anggota legislatif Provinsi Babel ini.
Penetapan tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas kepemimpinan partai sekaligus memastikan keberlanjutan program kerja serta konsolidasi internal organisasi. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas kader dalam menghadapi dinamika politik pada masa mendatang.

Pimpinan Sidang MDP Partai Bulan Bintang, Rabu (11/3/2026) Sore, Memilih Yuri Kemal Fadlullah Memimpin DPP. (Foto: seputarbabel.com)
Perjalanan Partai dalam Arus Reformasi
Kasbiransyah juga menyampaikan bahwa PBB merupakan partai yang lahir dari rahim reformasi. Hingga kini, PBB tetap menjadi satu-satunya partai non-parlemen yang terus berpartisipasi dalam pemilu sejak tahun 1999.
“Kita pernah 2 periode memiliki wakil di DPR RI, semoga ke depan masyarakat memberikan kesempatan kembali ke parlemen,” ungkap Kasbiran.
Sebagai forum tertinggi partai dalam pengambilan keputusan strategis, Musyawarah Dewan Partai sebelumnya juga pernah dilaksanakan pada 18 Mei 2024. Dalam forum tersebut, Fahri Bachmid diberikan amanah sebagai PJ Ketua Umum setelah partai menerima pengunduran diri Yusril Ihza Mahendra dari posisi Ketua Umum. (Rz)






