Bangka – PT TIMAH (Persero) Tbk melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah yang kali ini digelar di wilayah Area Bangka Utara, Belinyu, Kabupaten Bangka, pada Senin (2/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadan PT TIMAH di Area Bangka Utara ini dihadiri Komisaris Utama PT TIMAH Agus Rohman, Komisaris Rizani Usman, Direktur Operasi Handy Geniardi, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Fina Eliani, Division Head Area Bangka Utara Rahendra, jajaran karyawan PT TIMAH, serta masyarakat sekitar yang menerima santunan dan bantuan.
Jejak Kepedulian di Bulan Suci
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan berbagai bantuan sosial. Santunan diberikan kepada anak yatim dan piatu, beasiswa tahfiz Quran diserahkan kepada para penerima, bantuan sembako dibagikan kepada masyarakat, serta dukungan juga diberikan kepada para marbot masjid.
Safari Ramadan ini menjadi ruang silaturahmi antara keluarga besar PT TIMAH dan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Dalam suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan, pertemuan itu mempererat hubungan yang telah terjalin selama ini.
Dalam sambutannya, Komisaris Utama PT TIMAH Agus Rohman menegaskan bahwa Ramadan adalah ibadah yang sarat makna kejujuran dan kepedulian. Ia menyampaikan bahwa esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama serta memperkuat tanggung jawab sebagai manusia, baik kepada Sang Pencipta maupun terhadap lingkungan dan sesama.
“Ketika kita merasakan lapar, kita belajar memahami saudara-saudara kita yang kekurangan. Kita bisa membayangkan mereka yang tertimpa bencana, yang mungkin kesulitan mendapatkan makanan dan tempat tinggal. Dari situlah tumbuh rasa empati dan solidaritas,” tambahnya.
Menjaga Integritas di Tengah Tantangan
Pada kesempatan yang sama, Agus Rohman turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme di tengah berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan.
“Hadapi setiap tantangan dengan sabar dan ikhlas. Selama kita tidak melakukan kesalahan dan bersandar kepada Allah SWT, insya Allah akan diberikan jalan terbaik,” katanya.
“Saya berharap di mana pun kita berada, masyarakat bisa merasakan kehadiran timah sebagai sesuatu yang didambakan, bukan menjadi beban. Ini adalah kebanggaan kita bersama, bahwa Bangka Belitung memiliki kekayaan alam timah yang luar biasa,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Asnawi (63), warga Bukit Tani Belinyu, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima cucunya dari PT TIMAH.
“Alhamdulillah hari ini cucu saya dapat bantuan dari PT TIMAH, dan ini tahun kedua cucu saya mendapatkan bantuan dari PT TIMAH. Semoga dengan kehadiran PT Timah ini dapat terus membantu masyarakat yang membutuhkan dan terus membantu masyarakat lainnya,” ucapnya. (Rz)






