Safari Ramadan di Belitung, Gubernur Babel Hidayat Arsani Salurkan Bantuan dan Serukan Persatuan

TANJUNGPANDAN – Safari Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Belitung berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kepedulian. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Belitung, Jalan Gajah Mada Tanjungpandan, Rabu (4/3/2026), dengan kehadiran langsung Gubernur Babel Hidayat Arsani yang menyapa masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten di bulan suci yang penuh berkah.

Safari Ramadan tersebut menjadi wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, bukan sekadar membawa pesan spiritual Ramadan, tetapi juga menghadirkan langkah nyata melalui penyaluran berbagai bantuan sosial dan santunan.


Bantuan bagi Lembaga Pendidikan dan Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Babel masing-masing sebesar Rp100 juta kepada Yayasan Ponpes Karya At Taqwa, Yayasan Al Amin, dan Yayasan Nurrussholeh. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran lembaga pendidikan dan keagamaan dalam membina generasi yang berakhlak serta berdaya saing.

Begini Langkah Nyata PT TIMAH Mendukung UMKM Lokal dan Menggerakkan Ekonomi Masyarakat di Bulan Ramadan

Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Babel turut menyalurkan bantuan kepada 30 penerima manfaat berupa paket sembako senilai Rp150 ribu serta uang tunai Rp200 ribu per orang sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan yang sama, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kepada keluarga pekerja yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja dan risiko kematian.

Keluarga Marwan Adi Saputra menerima santunan jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp 208.076.800.
Keluarga Asep Umar Saki menerima santunan jaminan kematian sebesar Rp 42.000.000 serta beasiswa untuk satu anak senilai Rp 66.000.000.
Sementara keluarga Fahri menerima santunan jaminan kematian sebesar Rp 42.000.000.

Santunan tersebut merupakan bagian dari program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan jaminan sosial bagi pekerja dan keluarganya terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kematian.

Susanti Saparudin Pimpin Bakti Sosial GOW Pangkalpinang, Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Istimewa


Pesan Ramadan dan Ajakan Menjaga Persatuan

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk memperbaiki diri serta menguatkan karakter.

“Ramadan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Mari kita jalani bulan suci ini dengan penuh makna dan menjaga semangat beribadah, tidak hanya di awal, tetapi konsisten hingga akhir Ramadan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan suasana daerah yang kondusif.

“Mari kita ciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis agar ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk dan penuh ketenangan. Persatuan adalah fondasi utama dalam membangun Bangka Belitung yang maju dan sejahtera,” tambahnya.

PT TIMAH Lanjutkan Rangkaian Safari Ramadan 1447 H, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian di Mentok

Sebagai wujud kedekatan dengan masyarakat, Gubernur juga menyampaikan rencananya untuk menggelar open house di Belitung pada hari kedua Idulfitri, agar masyarakat dapat bersilaturahmi secara langsung dalam suasana kekeluargaan.


Apresiasi dan Rasa Syukur Masyarakat

Sementara itu, Bupati Belitung menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur kepada masyarakat Belitung. Kehadiran Gubernur dinilai tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

Ucapan terima kasih juga datang dari para penerima manfaat. Zainab, ahli waris penerima santunan, serta Dian, penerima bantuan sembako, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah dan berharap Bangka Belitung semakin maju serta penuh keberkahan.

Safari Ramadan ini kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Babel untuk terus menghadirkan kebijakan yang humanis, responsif, dan berpihak kepada masyarakat. Di bulan suci ini, nilai kebersamaan dan kepedulian semakin dipererat demi mewujudkan Bangka Belitung yang harmonis, religius, dan sejahtera. (Rz)

Bagikan