Pangkalpinang, lawangpos.com – Kunjungan edukatif dilaksanakan oleh siswa SD Negeri 16 Koba ke Rumah Residen Wali Kota Pangkalpinang pada Rabu (15/4/2026).
Kedatangan para siswa disambut dengan hangat oleh Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang yang juga Bunda Literasi, Bunda Hj. Susanti Saparudin, S. E., dengan suasana yang bersahaja namun penuh makna.
Seruan Menyulam Kenangan dan Ilmu
Susanti mengajak anak-anak menjadikan kunjungan tersebut sebagai kenangan sekaligus sarana menimba pengetahuan.
โAgar kunjungan ini jadi kenangan bahwa adik-adik pernah berkunjung ke rumah dinas. Rumah ini adalah rumah rakyat, boleh mampir melihat pemandangan sekitar rumah, sekaligus belajar sejarahnya,โ tuturnya.

Rumah Residen Wali Kota Pangkalpinang Diserbu Pelajar, Kini Jadi Ruang Edukasi. (Foto: doc. Humas Diskominfo Pkp)
Ia menegaskan bahwa rumah dinas wali kota bukan sekadar tempat bernaung bagi kepala daerah, melainkan juga ruang terbuka yang memberi jalan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar dan mengenal jejak sejarah.
Dengan pengenalan sejak dini, diharapkan tumbuh rasa bangga dalam diri anak-anak terhadap daerah yang mereka pijak.

Kunjungan Pelajar Ramaikan Rumah Residen Wali Kota Pangkalpinang sebagai Ruang Edukasi. (Foto: doc. Humas Diskominfo Pkp)
Jejak Sejarah yang Dihidupkan Kembali
Dalam kegiatan tersebut, para siswa memperoleh penjelasan langsung mengenai sejarah rumah dinas dari sejarawan dan budayawan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dato Akhmad Elvian.
Pemaparan yang disampaikan menambah luas wawasan siswa tentang perjalanan sejarah serta nilai budaya yang melekat pada bangunan itu, menjadikannya bukan sekadar tempat, melainkan saksi perjalanan waktu.

Rumah Residen Pangkalpinang Bertransformasi, Pelajar Antusias Jadikan Ruang Edukasi. (Foto: doc. Humas Diskominfo Pkp)
Suasana kunjungan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa tampak aktif menyimak penjelasan serta menikmati setiap sudut rumah dinas yang menjadi bagian dari sejarah Kota Pangkalpinang.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Rumah Residen Wali Kota terus dihidupkan sebagai ruang belajar dan pusat edukasi sejarah yang terbuka bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar. (Rz)






