Infrastruktur hingga Ekonomi Nelayan Jadi Perhatian
Sejumlah kebutuhan strategis turut menjadi perhatian, antara lain dukungan terhadap infrastruktur jalan, penguatan ekonomi nelayan dan UMKM, serta sinergi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Pemerintah daerah berharap komunikasi dan koordinasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga berbagai program yang dirancang benar-benar membawa manfaat bagi warga.
Melalui pembaruan RIPPM, PT TIMAH berupaya menyelaraskan pelaksanaan program pemberdayaan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah operasional. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program TJSL tidak semata bersifat bantuan jangka pendek, melainkan mampu mendorong kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pendidikan dan Kesehatan Turut Diperkuat
Selain penguatan ekonomi, perhatian juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Di sisi lain, aspek lingkungan dan sosial budaya turut menjadi bagian penting dalam memastikan keberadaan perusahaan dapat berjalan beriringan dengan kehidupan masyarakat setempat.
PT TIMAH juga terus mendorong kolaborasi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lokal sebagai bagian dari upaya membangun program yang lebih terintegrasi.
Dengan pembahasan RIPPM yang dilakukan secara berkala, program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat terus menyesuaikan diri dengan dinamika serta kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya, PT TIMAH juga telah melaksanakan pembahasan RIPPM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Rz)



