Pangkalpinang, lawangpos.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, melalui Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesra, Agustu Effendi yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang, mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memperluas jaringan kolaborasi.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Bulan Dana PMI 2026 yang berlangsung di Ruang OR Pemkot Pangkalpinang, Rabu (22/04/2026).
“Melihat kondisi ini, Pemkot Pangkalpinang mendorong PMI untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, guna memperkuat program kemanusiaan yang dijalankan,” ujanya.

Pemkot Pangkalpinang Dorong PMI Perluas Kolaborasi, Perkuat Pelayanan Kemanusiaan. (Foto: doc. Humas Diskominfo Pkp)
Peran Penting PMI dalam Pelayanan Kemanusiaan
Dorongan tersebut tidak terlepas dari posisi PMI sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah yang kerap bersifat mendesak.
”Hal-hal seperti tindakan medis, PMI tentu adalah organisasi pertama yang akan dikunjungi keluarga,” kata Agus.
Menurutnya, tingginya kebutuhan darah di Pangkalpinang berkaitan erat dengan peran kota ini sebagai pusat rujukan pasien di Bangka Belitung (Babel), sehingga setiap kebutuhan darah dari pasien rujukan hampir selalu bermuara ke PMI.
”Artinya PMI Pangkalpinang memegang peranan yang urgent dalam penyediaan stok darah ini,” ujarnya.

PMI Jadi Garda Terdepan, Pemkot Pangkalpinang Ajak Perluas Sinergi Kemanusiaan. (Foto: doc. Humas Diskominfo Pkp)
Ajakan Memperkuat Kepedulian Bersama
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui partisipasi aktif dalam kegiatan donor darah. Berdasarkan data PMI, kebutuhan darah di Pangkalpinang saat ini mencapai hingga 50 kantong per hari.
”Kedepan saya berharap, PMI ini lebih dapat berkolaborasi, melibatkan semua, termasuk merangkul masyarakat, sehingga program-program kemanusiaan dari PMI Kota Pangkalpinang dapat terlaksana,” tandasnya. (Rz)






