PANGKALPINANG – Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menghadiri sekaligus memimpin kegiatan Ceramah Agama bertema “Mempersiapkan Amal Terbaik untuk Bekal Pulang” yang dirangkai dengan Bhakti Sosial, dalam rangka pelaksanaan 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK Mengaji) Tahun 2026, di Masjid Agung Kubah Timah, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan yang sarat makna itu menghadirkan Ustadzah Riski Amelia sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat pentingnya mempersiapkan amal terbaik sebagai bekal pulang menghadap Allah SWT. Jamaah diajak menjadikan bulan suci Ramadan sebagai saat yang tepat untuk memperbanyak ibadah, memperhalus akhlak, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Meneguhkan Iman, Menguatkan Keluarga
PKK Mengaji Tahun 2026 dipandang sebagai momentum memperkukuh nilai keimanan dan ketakwaan, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Melalui ceramah yang disampaikan, peserta diajak merenungi arti penting menyiapkan amal terbaik sebagai bekal kehidupan akhirat, sekaligus menjadikan Ramadan sebagai ruang memperbaiki diri dan membina keluarga.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan karakter. Ia mengajak seluruh kader PKK untuk menjadikan rumah sebagai “madrasah pertama” dalam menanamkan iman, akhlak, dan keteladanan bagi generasi muda.
“Kita ingin 10 Program Pokok PKK tidak hanya menjadi gerakan administratif, tetapi benar-benar hidup dalam keluarga. Keluarga yang beriman, berakhlak, dan sejahtera adalah kunci pembangunan daerah,” tegas Noni.

Gerakan PKK Mengaji pun kembali dikuatkan sebagai budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Bhakti Sosial Penuh Kepedulian
Tidak berhenti pada ceramah semata, kegiatan ini juga diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian sosial. Bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Babel, Pemerintah Provinsi menyalurkan santunan kepada 63 mustahik.
Sebanyak 41 orang mustahik berasal dari empat kelurahan, yakni Kelurahan Gedung Nasional, Kelurahan Rawamangun, Kelurahan Batin Tikal, dan Kelurahan Opas Indah. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 6 orang petugas kebersihan mobil pink, 3 orang penyandang disabilitas, 12 orang marbot, serta 1 petugas parkir Masjid Agung Kubah Timah.
Suasana haru menyelimuti penyerahan bantuan tersebut. Sarimah, salah satu penerima manfaat dari Kelurahan Gedung Nasional, mengaku sangat terbantu.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi di bulan Ramadan. Terima kasih kepada pemerintah provinsi dan TP PKK yang sudah peduli dengan kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ujarnya haru.

Melalui Gerakan PKK Mengaji, TP PKK Babel berkomitmen menghidupkan budaya membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam keseharian, seraya memastikan nilai-nilai keagamaan berjalan seiring dengan kesejahteraan sosial masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se-Babel, alim ulama, tokoh agama, kader PKK, serta masyarakat. (Rz)






