Gema Nusantara Dibuka Meriah, Gubernur Babel Dorong Lahirnya Generasi Tangguh dan Inovatif

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani membuka Pentas Seni Siswa dan Kewirausahaan bertajuk “Gema Nusantara Pemersatu Bangsa: Dari Tradisi Menuju Prestasi” Tahun 2026 di SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Rabu (20/5/2026).

Kehadiran Gubernur Hidayat Arsani disambut meriah oleh ratusan siswa yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan unsur seni, budaya, dan kewirausahaan. Dalam kesempatan itu, gubernur turut didampingi Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Koperasi dan UMKM, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel.

Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tidak hanya berfokus pada aspek fisik, infrastruktur, dan kelembagaan semata. Menurutnya, pendidikan juga harus menyentuh pengembangan karakter melalui seni, budaya, serta kewirausahaan.

“Pengembangan nilai seni dan budaya penting untuk mengasah kreativitas, menyeimbangkan emosi, serta membangun rasa percaya diri siswa. Di sisi lain, keterampilan ini juga menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja,” ujar Hidayat Arsani.


Menumbuhkan Generasi Mandiri dan Kreatif

Pemkot Pangkalpinang Pastikan Persediaan Beras dan Minyak Tetap Aman Jelang lebaran Idul adha

Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan bagi siswa SMK sebagai upaya membentuk generasi yang mandiri dan inovatif. Ia menilai, siswa tidak hanya dipersiapkan menjadi pencari kerja, melainkan juga pencipta lapangan pekerjaan.

“Melalui kewirausahaan, kita mendorong lahirnya generasi muda yang tangguh, kreatif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi. Ini juga menjadi langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di daerah,” tambahnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, gubernur turut mengenang masa lalunya sebagai alumni sekolah tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga dapat kembali ke almamater yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.

“Saya alumni tahun 1983. Hari ini menjadi momen yang sangat berharga bisa kembali ke sekolah ini sebagai gubernur. Ini bukti bahwa dari sekolah ini bisa lahir pemimpin,” ungkapnya disambut tepuk tangan siswa.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada pihak sekolah atas penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu menjadi ruang aktualisasi bagi siswa. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Babel.

Gubernur Babel Sambut Menteri Hukum, Perkuat Akses Keadilan hingga Tingkat Desa


Merawat Tradisi, Menjemput Prestasi

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Kurnia Pratiwi menjelaskan bahwa kegiatan Gema Nusantara digelar dalam rangka memperingati hari jadi sekolah sekaligus memperkuat identitas sekolah sebagai cagar budaya yang telah ditetapkan sejak 2023.

“Kegiatan ini bertujuan mengenalkan sejarah sekolah kepada siswa agar tidak melupakan akar budaya, sekaligus mendorong kemajuan pendidikan hingga ke tingkat global, termasuk melalui penguatan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Chandra Arnida menambahkan, kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 Mei 2026 itu melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Pemprov dan KI Babel Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

“Kami menghadirkan berbagai kegiatan seperti pentas seni, pameran UMKM, hingga pawai yang diikuti sekitar 1.300 peserta. Ini menjadi wadah untuk mengasah jiwa kewirausahaan dan kreativitas siswa,” jelas Chandra.

Salah satu siswa kelas X, Husnul Khotimah mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta kehadiran gubernur di tengah para siswa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan minat dan bakat siswa, terutama dalam kewirausahaan. Kami berharap pendidikan di Bangka Belitung semakin maju,” ujarnya.

Usai membuka acara, Gubernur Hidayat Arsani meninjau langsung sejumlah stan UMKM siswa yang menampilkan berbagai produk kreatif. Kehadirannya tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral, tetapi juga menjadi motivasi nyata bagi siswa untuk terus berkarya dan berinovasi. (Rz)

Bagikan