Erupsi Anak Krakatau Tembus Tropopause, Abu Vulkanik Berpotensi Meluas ke Empat Provinsi

“Red code aviation belum dicabut oleh PVMBG. Memang berbahaya untuk penerbangan jika sulfur masuk ke mesin pesawat bisa sebabkan icing pada mesin dan lain-lain,” katanya.

Selain itu, pergerakan awan hasil aktivitas vulkanik juga terus dipantau. Berdasarkan simulasi, apabila terdapat angin laut yang cukup kuat, abu vulkanik berpotensi bergerak menuju Serang, Banten, dan daerah di sekitarnya.

Abu Vulkanik Bukan Debu Biasa

Pakar Vulkanologi Institut Teknologi Sumatera (Itera), Happy Christin Natalia, menjelaskan erupsi Gunung Anak Krakatau kali ini bertipe Strombolian, yakni erupsi yang dapat melontarkan material dan lava pijar atau lava fountain.

10 Penerbangan Jakarta-Pangkalpinang Batal, 1.262 Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Happy mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap abu vulkanik seperti debu biasa. Selain mengandung berbagai unsur yang berasal dari magma, abu vulkanik memiliki partikel sangat kecil dengan bentuk bersudut tajam yang berisiko mengganggu kesehatan.

“Kandungan abu vulkanik umumnya sama dengan unsur yang terdapat dalam magma, seperti silika, aluminium, dan lainnya. Namun, yang paling berbahaya sebenarnya adalah bentuk partikelnya yang berukuran sangat kecil dan bersudut tajam, sehingga dapat mengiritasi atau melukai saluran pernapasan,” kata Happy.

Karakteristik tersebut membuat abu vulkanik berbahaya apabila terhirup tanpa perlindungan, terutama dalam jumlah banyak atau dalam paparan berkepanjangan.

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diminta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas berwenang, menggunakan perlindungan yang memadai ketika terjadi hujan abu, serta terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau, Penumpang Tertahan

Happy juga mengingatkan masyarakat untuk memperoleh informasi dari sumber resmi seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. (Rz)

Laman: 1 2

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement
Lawang Pos
Lawangpos.com official ★★★★★ GRATIS