Dari Tambang ke Tes Urine, Polisi Bakar Pondok Pesta Narkotika

TOBOALI – Sebuah pondok di lokasi pertambangan timah di Air Lingga, Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan  dibakar aparat kepolisian hingga ludes, Jumat (23/1/2026) malam.

Kobaran api menyala terang di tengah gelapnya kawasan tersebut.

Pembakaran dilakukan lantaran tempat tersebut diduga kerap digunakan sejumlah warga untuk pesta narkotika.

Pembakaran turut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Ronald Fredy C. Sipayung.


Upaya Pemberantasan Narkotika

Safari Ramadan PT TIMAH di Bangka Selatan, Rajut Kebersamaan dan Serahkan Bantuan Sosial

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Selatan, AKP Defriansyah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya serius aparat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika dalam Operasi Antik Menumbing 2026, khususnya pada malam hari dan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan.

Razia gabungan tersebut dilakukan untuk menekan peredaran narkotika sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Bangka Selatan.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 119 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari personel Polres Bangka Selatan, Ditresnarkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, BNN Kabupaten Bangka Selatan, Kodim 0432 Bangka Selatan, Satpol PP, serta unsur pendukung lainnya.

Di lokasi ini, petugas mendapati lima pemuda berada di sebuah pondok.

Sejumlah pemuda diamankan dalam razia narkotika di kawasan tambang timah, Toboali, Bangka Selatan.

Hasil pemeriksaan urine menunjukkan empat orang positif amphetamine, sementara satu orang dinyatakan negatif.

Satresnarkoba Polresta Pangkalpinang Tangkap Pria 41 Tahun, Sabu 8,86 Gram Disita

Petugas kemudian melakukan tindakan tegas dengan membakar pondok yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan dan transaksi narkotika.

Langkah tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai aktivitas penyalahgunaan narkoba di kawasan tambang.


Razia Lanjutan

Razia berlanjut sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Jalan Sukadamai, Kampung Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali.

Petugas melakukan penggeledahan terhadap masyarakat yang sedang nongkrong di sejumlah warung.

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Residivis Pelaku Pencurian Bonsai

Sebanyak 12 orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan urine, dengan hasil 11 orang dinyatakan positif amphetamine dan satu orang negatif.

Pada pukul 00.30 WIB, total 15 orang laki-laki yang hasil tes urinenya positif amphetamine diamankan dan dibawa ke Polres Bangka Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terhadap 15 orang yang dinyatakan positif menggunakan narkotika, Defriansyah menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan BNN Kabupaten Bangka Selatan untuk proses rehabilitasi terhadap para warga yang terindikasi sebagai penyalahguna narkotika.

BACA JUGA: Satu Tikungan di Jalan Badau Berujung Petaka, 12 Penumpang Luka

Kepolisian turut mendalami asal-usul narkotika yang digunakan oleh 15 orang yang diamankan. Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi narkotika, sekaligus mengingatkan pemilik usaha hiburan malam untuk tidak memperbolehkan anak di bawah umur memasuki area hiburan.

Kendati demikian, razia gabungan semacam ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polres Bangka Selatan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Defriansyah juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan segera melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.


Tahapan Razia

Adapun razia gabungan diawali dengan apel kesiapan yang dilaksanakan sekitar pukul 20.00 WIB di halaman Polres Bangka Selatan.

Sasaran razia meliputi lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika, termasuk jalur perlintasan dari Sumatera Selatan menuju wilayah Bangka Belitung, serta desa-desa yang disinyalir sebagai kampung rawan narkoba.

Selain itu, petugas juga menyasar tempat hiburan malam dan lokasi pertambangan yang kerap dijadikan tempat berkumpul.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tim gabungan bergerak menuju salah satu tempat hiburan malam yang berada di kawasan belakang Kantor Kejaksaan Negeri Bangka Selatan.

Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas dan tes urine terhadap sejumlah pengunjung serta pemilik kafe. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan pengunjung maupun pemilik kafe yang positif narkotika, sehingga pada lokasi pertama tersebut tidak didapati adanya pengguna narkotika. (Rz)

Bagikan