Bangka – Sebanyak 36 siswa resmi memulai perjalanan mereka dalam Program Kelas Beasiswa PT TIMAH pada SMAN 1 Pemali Tahun Ajaran 2026/2027 setelah mengikuti prosesi serah terima yang berlangsung di Gedung Cassiterite, Pemali Learning Center PT TIMAH (Persero) Tbk, Kabupaten Bangka, Kamis (2/7/2026).
Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya pembinaan bagi para peserta didik yang telah dinyatakan lolos seleksi untuk menempuh pendidikan di SMAN 1 Pemali sekaligus tinggal di Asrama Pemali Boarding School PT TIMAH.
Kegiatan itu dihadiri Division Head Corporate Social Responsibility PT TIMAH (Persero) Tbk Rahmat Taufik, Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sukinda, Kepala SMAN 1 Pemali Eflina, para siswa penerima beasiswa beserta orang tua mereka.
Suasana berlangsung khidmat yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis perlengkapan sekolah dari PT TIMAH kepada para siswa yang didampingi orang tua.
Tahun ini Program Kelas Beasiswa PT TIMAH menarik minat 194 pendaftar yang berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau, dan Provinsi Kepulauan Riau. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, survei lapangan, tes potensi akademik, psikotes, pemeriksaan psikologi klinis, validasi dokumen, hingga tes kesehatan, hanya 36 siswa yang dinyatakan diterima.
Harapan Menyemai Generasi Unggul
Kepala Balai Teknologi Informasi Komunikasi Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sukinda, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT TIMAH dalam mendukung dunia pendidikan melalui Program Kelas Beasiswa.
Menurutnya, program tersebut membuka kesempatan bagi para siswa berprestasi yang memiliki semangat belajar tinggi, namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“Kami mengapresiasi PT TIMAH yang secara konsisten mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik antara dunia usaha dan pemerintah dalam menciptakan generasi yang unggul,” katanya.
Sukinda berharap para siswa yang telah berhasil melewati proses seleksi dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya dengan terus meningkatkan prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Tunjukkan rasa syukur dan tanggung jawab dengan belajar sungguh-sungguh serta meraih prestasi yang membanggakan. Dukungan fasilitas pendidikan dan asrama yang diberikan harus menjadi motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua dan tenaga pendidik untuk terus berjalan seiring dalam mendampingi proses belajar para siswa agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pada masa mendatang.
Bekal Menuju Masa Depan
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan Program Kelas Beasiswa PT TIMAH merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar tambang.
“Dalam pogram Kelas Beasiswa PT TIMAH ini para pelajar akan melaksanakan pendidikan di SMA Negeri 1 Pemali dan para siswa akan mengikuti berbagai program pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hard skill dan soft skill untuk mendukung pengmbangan kompetensi,” katanya.
Program tersebut memberikan beasiswa penuh yang mencakup biaya pendidikan serta fasilitas asrama bagi seluruh siswa yang terpilih. Melalui program ini, PT TIMAH berharap para penerima beasiswa dapat lebih fokus mengukir prestasi, baik pada bidang akademik maupun nonakademik.
Salah seorang penerima beasiswa, M. Afiq Arsyad dari SMP 3 Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengaku program tersebut menjadi jalan baginya untuk mewujudkan cita-cita sebagai guru sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Saya termotivasi untuk mengikuti kelas beasiswa ini untuk mengasah potensi dan kemampuan agar bisa belajar dengan baik dan membantu orang tua saya yang terbatas secara ekonomi. Terima kasih PT TIMAH yang telah menghadirkan program ini,” katanya. (Rz)





