PANGKALPINANG – Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun memimpin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Hidayat Arsani menunjukkan berbagai langkah yang dinilai mampu mendorong kemajuan daerah. Sejumlah kebijakan serta penguatan tata kelola pemerintahan yang dijalankan mulai memperlihatkan hasil melalui raihan penghargaan di tingkat nasional.
Tercatat, selama 11 bulan sejak resmi dilantik pada 17 April 2025, Gubernur Hidayat Arsani berhasil meraih 28 penghargaan tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi penanda komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Negeri Serumpun Sebalai.
“Terima kasih atas kepercayaan seluruh masyarakat Bangka Belitung kepada saya. Alhamdulilah dengan doa masyarakat dan seluruh stakeholder, saya menerima 28 penghargaan. Inilah cita-cita saya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Provinsi Kepulauan Babel,” ungkap Gubernur Hidayat dalam podcast bersama Bangka Pos yang dipandu oleh Pemimpin Redaksi Bangka Pos Ade Mayasanto, Kamis (12/3/2026) malam.
Beberapa capaian yang diraihnya antara lain penghargaan sebagai juara dua Pemerintah Daerah Terbaik dalam Pencegahan Korupsi melalui Tata Kelola Pemerintahan Daerah Tahun 2025 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, serta berbagai penghargaan nasional lainnya.
Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
Hidayat Arsani menjelaskan bahwa penghargaan dari KPK RI menjadi bagian penting dalam upaya membangun birokrasi yang sehat dan berintegritas.
“Ini KPK yang berat kita pertahankan, penghargaan ini dari lembaga yang bergengsi. Kita juara 2 karena tim mereka datang kesini, melihat tata kelola pemerintahan. Efisiensi dan pemborosan atau main proyek, main mutasi semua kita selesaikan. Tidak ada kita yang boros, di pemerintahan kita,” paparnya.
Ketika ditanya mengenai strategi yang dijalankan hingga meraih berbagai penghargaan tersebut, ia menyampaikan bahwa dirinya terus mengingatkan seluruh jajaran untuk bekerja keras secara profesional dan menjaga integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Saya sampaikan ke mereka untuk selalu bekerja keras secara profesional dan jangan sekali-kali merugikan negara,” tegasnya.
Program Pembangunan untuk Mendorong Ekonomi
Lebih lanjut, ia menyebutkan berbagai program pembangunan kini mulai dijalankan di sejumlah sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perkebunan hingga pariwisata, sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Untuk sektor perkebunan kita ada program kelapa terbesar di asia tenggara, nanti perusahaan ada dua di Pulau Belitung dan Pulau Bangka lalu untuk investor sudah 99 persen,” ungkapnya.
Selain itu, pemerintah provinsi juga memastikan bahwa berbagai program pembangunan tidak hanya difokuskan di Pulau Bangka, tetapi juga mencakup Pulau Belitung demi pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk Pariwisata kita ada di Belitung, bandara akan diperbaiki dulu lalu juga penataan pantai. Kita punya komitmen, Belitung tidak ada kapal isap. Lalu durian Musang King juga mendukung pariwisata, kesetaraan untuk Belitung,” tambahnya.
Dalam perjalanannya menjalankan berbagai program dan meraih penghargaan tersebut, ia mengakui tantangan tetap ada. Namun demikian, ia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kinerja terbaik bagi masyarakat.
“Percayalah kepada saya karena kepemimpinan saya bukan egois, saya yakin bisa Bangka Belitung lebih hebat lagi. Saya optimis dengan program pertimahan, perkebunan, dan sektor lainnya, bisa mengangkat ekonomi masyarakat,” tutup Gubernur Hidayat. (Rz)






